XploRasa, Banyak Jajanan, Sarat Pembelajaran

Penulis: Iis Zatnika/(M-4) Pada: Minggu, 13 Mei 2018, 03:55 WIB MI Muda
XploRasa, Banyak Jajanan, Sarat Pembelajaran

MI/IIS ZATNIKA

JAJAN, foto, baru makan! Semua sensasi itu bisa kamu optimalkan di XploRasa 2018. Aneka jajanan kekinian yang biasa wira-wiri di feed instagram kamu, kini bisa ditemukan di satu tempat, yakni Summarecon Mal Serpong, Banten. Kegiatan itu berlangsung selama satu bulan penuh, dari 12 April hingga hari ini!

Ketika menjelajahi satu per satu, stand yang jumlahnya mencapai 300 itu, kamu juga bisa menyerap semangat anak-anak muda yang berada di balik inovasi rupa-rupa makanan dan minuman yang bukan cuma enak di rasa, melainkan enak dipandang. Kaum muda juga bisa menjumpai Seblak Wae Atuh yang kiosnya sehari-hari bisa dijumpai di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Usaha yang dirintis Vivi dan Erlin serta kawan-kawannya di XploRasa masih dikawal langsung oleh anak-anak muda yang mengusung moto karena seblak gak cuma kerupuk. Mereka sibuk berkolaborasi dibalik penggorengan. Mereka juga agresif menawarkan paduan kerupuk yang telah direndam hingga bertekstur kenyal dan dikombinasikan dengan jamur enoki, bakso, ceker hingga sosis itu.

Seblak, dari Sunda ke urban
Seblak berakar dari tradisi di tanah Sunda ketika penduduk di sekitar pabrik kerupuk Cianjur hingga Tasikmalaya membeli kerupuk yang belum dijemur sebagai alternatif lauk. Saat ini, kerupuk tersebut sudah tampil keren ditemani aneka pelengkap yang juga kekinian. Jangan lupa pesan juga telur gulung, jajanan anak SD yang kini banyak disajikan di banyak foodtruck.

 

Sebelum menyesap pedasnya bubuk cabai pada kuahnya, jangan lupa abadikan di instagram kamu sebagai penanda penjelajahan kamu di ExploRasa telah dimulai.

Inspirasi yang didapat dari kerja keras Vivi dan Erlin, jajanan jadul kini bisa didongkrak dan pantas dijual seharga lebih dari Rp20 ribu jika pandai mengoptimalkan rasa. Jangan lupa update reguler di media sosial untuk memaksimalkan popularitas yang bernuansa murah, tapi efektif. Amatan Muda, minimal satu foto dimuat setiap harinya di instagram @seblakwaeatuh.

Kopi dengan kelapa di Kulo
Usai berpedas-pedas ria, yang terbaik ialah menikmati kopi dingin yang tengah diburu anak gaul. Tidak perlu jauh-juah ke Kembangan Jakarta Barat atau Senopati Jakarta Selatan, kedai kopi Kulo ada pula di ExploRasa. Clement Mathias, sang pendiri, berkisah jenis kopi yang disediakan single origin yang memadukan robusta dan arabika, sedangkan kopi blend mengombinasikan biji kopi dari penjuru Indonesia.

"Kulo punya lima varian kopi dan satu minuman nonkopi. Di antaranya, es kopi kulo, gabungan antara espresso, susu, gula kelapa, dan salah satu yang paling favorit, paduan espresso, alpukat, dan dua pilihan es krim," kata Clement yang di ajang ini sukses menghadirkan antrean di depan kiosnya.

Mengantre di Avocado Lovers
Belum beranjak dari alpukat, ada Avocado Lovers yang sukses memaksa pemburu minuman kekinian ini berkelana hingga ke Kelapa Gading, Jakarta Utara. Alpukatnya yang hijau menggoda, diklaim tidak pernah meninggalkan jejak rasa pahit dan dipadukan dengan kopyor hingga mangga.

Para peramunya bergaya tidak kalah gaul dari para pengantrenya, topi dibalik dengan celemek cokelat ala klasik.

Inspirasi yang bisa kita serap dari Avocado Lovers yakni kedisiplinan menjaga kualitas rasa. Selain itu, jenis bahan baku yang mereka pilih ini menuntut ketelitian. Penampilan yang keren dan kombinasi rasa yang dihasilkan juga butuh riset yang mendalam. Hasilnya, antrean yang selalu mengular!

Audisi di Bandung
Bicara soal antrean, yang paling juara dan konsisten dikerubungi hingga antreannya bisa mencapai puluhan orang setiap harinya ialah Squidmore. Aslinya, kedainya ada di kawasan Cibaduyut Lama, Bandung. Namun, kamu tidak perlu risau menunggu cumi rasa barbekyu dan lada hitam yang orisinal ini dimasak di wajan datar lebih dari satu meter. Hal itu dijamin tidak membosankan. Aksi sang koki dengan api untuk membakar cumi, sekaligus menghadirkan pengalaman seru buat para pembeli, dan seru juga buat dinikmati. Harga mulai Rp35 ribu pun dirasa sepadan dengan rasa cumi yang sedap, tidak alot dan obrolan dengan kawan-kawan saat kita menikmatinya.

Bandung, yang menjadi kota asal Squidmore, memang jadi salah satu pemasok peserta XploRasa. Ada pula Daisuki yang menyajikan takoyaki yang masih hits diburu ahli jajan.

"Kami datang bersama-sama dari Bandung, ada beberapa tenant di sini yang sama-sama menjalani semacam audisi di Bandung. Selain soal rasa, hal lainnya yang diuji ialah kemasan, kebersihan, dan cara memasak. Ada juga perjanjian kewajiban untuk terus buka setiap hari, tidak boleh putus, serta stok yang mencukupi," ujar tim Daisuki.

Kreativitas pada rasa dan kemasan di XploRasa dipadukan dengan komitmen pada bisnis yang dirintis menghasilkan makanan yang sedap di mata dan lidah, menawarkan sensasi, pengalaman, dan inspirasi.

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More