Mendongeng itu Mudah Kok

Penulis: (Wan/M-1) Pada: Minggu, 13 Mei 2018, 00:15 WIB Weekend
Mendongeng itu Mudah Kok

DOK PRIBADI

HIBURAN yang dikemas dalam mendongeng rupanya bukan hanya membuat senang pendengarnya, melainkan membuat pendongeng lebih kreatif, percaya diri, dan imajinatif. Seperti dialami Michiko Karina Saraswati, siswa kelas 8 SMP Negeri 1 Bogor yang sering mendongeng di hadapan banyak orang bahkan telah menjuarai beberapa perlombaan dongeng. Yuk, ngobrol dengan Kak Michiko!

Apa sih rahasianya bisa mendongeng?

Rajin baca. Di rumahku terdapat perpustakaan kecil untuk menyimpan buku cerita, novel, dan lain-lain.

Cara belajar dongeng seperti apa?

Pertama baca dulu, lalu diingat dan dicurahkan lagi lewat cerita, bedanya diberi ekspresi. Untuk dongeng, tidak boleh ada jeda untuk berpikir, jadi kalau lupa harus terusin saja. Suara juga diperhatikan, harus jelas intonasi dan fonemiknya. Jangan terlalu banyak blocking.

Dongeng kan menceritakan beberapa karakter yang dimainkan satu orang, bagaimana menyiasatinya?

Aku sudah belajar berbagai suara sejak 5 tahun. Di dalam waktu senggang, aku selalu mencoba mencari jenis suara yang lain dalam mulutku. Sekarang sudah bisa suara anak kecil, bapak-bapak, kuda, dan hewan lainnya.

Jadwal latihan mendongeng bisa berapa lama dalam sehari?

Kalau misalnya satu cerita, ada dalam buku 10 halaman, saya ringkas menjadi 4 halaman dan diringkas lagi menjadi 2 halaman. Nantinya juga saya eksplorasi benar atau salahnya, bukan dihafalkan, tapi dibaca, diresapi. Biasanya dalam satu cerita, latihan 3 jam bisa lancar.

Yang paling penting agar pesan sampai kepada penonton?

pendongeng harus punya kemampuan akting yang kuat karena banyak tokoh berbeda karakter ada pemarah, sedih, kaget, dan lainnya.

Kiat agar anak-anak lain juga pintar mendongeng?

Perbanyak baca buku, eksplorasi, pahami cerita, dan hayati.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More