Mahathir Segera Usut Kasus Korupsi Najib

Penulis: Den/Ssr/RO/Ant/AFP/X-11 Pada: Sabtu, 12 Mei 2018, 07:20 WIB Internasional
Mahathir Segera Usut Kasus Korupsi Najib

AFP/MANAN VATSYAYANA
Perdana Menteri ke-7 Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad, didampingi istri tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, Wan Azizah Wan Ismail, memberikan keterangan kepada pers di Kuala Lumpur, Malaysia, kemarin.

SETELAH resmi dilantik sebagai perdana menteri terbaru Malaysia, Kamis (10/5) malam, Mahathir Mohammad menyatakan akan segera mengusut kasus dugaan korupsi 1MDB yang dapat menyeret Perdana Menteri terguling, Najib Razak.

Dalam konferensi pers kemarin seusai kemenangannya yang mengejutkan, Mahathir--yang pernah memimpin Malaysia selama dua dekade--bersumpah untuk 'menegakkan hukum'.

Dengan dirancang oleh Najib sewaktu mulai berkuasa tahun 2009, dana 1Malaysia Development Berhad (1MDB) semula dipakai untuk mempromosikan pembangunan Malaysia. Namun, muncul laporan di tahun 2015 bahwa uang sebanyak US$681 juta berpindah ke rekening pribadi Najib.

Mahathir juga mengindikasikan bahwa Jaksa Agung Mohamed Ali Apandi akan diperiksa. Apandi merupakan pejabat yang menghentikan investigasi dalam kasus Najib.

"Faktanya dia (Apandi) telah menyembunyikan bukti-bukti kejahatan dan itu salah di mata hukum. Kami akan kejar para pejabat korup," tegas Mahathir.

Menurut rencana, Mahathir pada hari ini akan mengumumkan 10 posisi di kabinetnya, termasuk menteri keuangan, pertahanan, dan luar negeri.

Selain itu, Mahathir menyatakan raja Malaysia, Sultan Muhammad V, setuju untuk mengampuni pemimpin oposisi Anwar Ibrahim yang kini masih dipenjara.

Ucapan selamat

Presiden Joko Widodo telah memberikan ucapan selamat kepada Perdana Menteri terpilih Malaysia, Mahathir Mohamad, melalui pembicaraan per telepon, Kamis (10/5) malam.

"Saya mengucapkan selamat atas kemenangan Pekatan Harapan pada Pilihan Raya Umum ke-14 kemarin," ujar Presiden Jokowi dari Istana Kepresidenan Bogor dalam rilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden.

Presiden Jokowi juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan pemungutan suara yang berjalan lancar dan aman. Jokowi yakin hubungan kedua negara akan semakin baik. (Den/Ssr/RO/Ant/AFP/X-11)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More