Dulux Warnai Dinding 10 Ribu Meter Persegi

Penulis: (Mut/S-4) Pada: Jumat, 11 Mei 2018, 03:25 WIB Ekonomi
Dulux Warnai Dinding 10 Ribu Meter Persegi

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

MENGIRINGI datangnya bulan suci Ramadan, Akzonobel ingin menaburkan semangat kebersamaan melalui berbagai mural dan cat warna-warni di atas dinding dengan total luas 10 ribu meter persegi. Kegiatan perusahaan cat dan pelapis global serta produsen Dulux tersebut merupakan bagian dari kampanye tahunan dalam rangka menyambut hari raya Lebaran bertajuk Warna-Warni Kemenangan.

"Untuk proses pengecatan sudah dimulai dari sini (Depok). Selanjutnya, akan kami lanjutkan di lima kota di Indonesia, yaitu Jakarta dan sekitarnya, termasuk Tangerang dan Depok, Surabaya, Palembang, Medan, dan Semarang," ujar Presiden Direktur PT ICI Paints Indonesia (Akzonobel Decorative Paints Indonesia), Jun de Dios, di Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5).

Kegiatan tersebut melibatkan sedikitnya 700 orang terdiri dari warga setempat dan komunitas mural. Cat Dulux yang digunakan lebih dari 70 ribu liter dengan jenis bermacam-macam.

Inspirasi kegiatan itu juga sejalan dengan inisiatif perusahaan, Let's Colour Indonesia, yang sudah dilakukan di beberapa kota. Tujuannya ialah memberikan warna ke dalam hidup orang-orang tidak hanya semata dengan mengubah dinding, tapi juga kehidupan di dalamnya.

"Kegiatan ini murni kami ingin menciptakan dunia di mana orang dapat hidup di kehidupan yang lebih berwarna dan menyenangkan," pungkasnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More