Porto Incar Pasar Milenial Pehobi Traveling

Penulis: Micom Pada: Jumat, 04 Mei 2018, 10:05 WIB Ekonomi
Porto Incar Pasar Milenial Pehobi Traveling

Ilustrasi--thinkstock

Porto Incar Pasar Milenial Pehobi Traveling


     
GENERASI zaman now merupakan generasi penantang yang senang memacu adrenaline dan hal-hal baru. Backpacking ke tempat baru, aktivitas ruang terbuka, dan hiking yang kian menantang sudah menjadi bagian dari traveling kekinian.

Tercatat, minimal dua dari lima generasi muda Indonesia menulis traveling atau aktivitas outdoor sebagai hobby dan pilihan rekreasi mereka.

Saat melakukan rekreasi menantang tersebut, alas kaki Anda haruslah ringan, kuat, nyaman, praktis, dan cocok digunakan di segala kondisi.
Portolite hadir menjawab kebutuhan generasi zaman now dan suka tantangan dan hal-hal baru.

Sandal baru dari Porto yang diluncurkan di Indonesia ini memiliki berat rata-rata hanya 250 gram per pasang, sangat mengurangi beban langkah kaki saat melancong. Sandal outdoor atau biasa disebut sandal gunung di Indonesia ini memiliki kontur unik yang mengikuti bentuk kaki, sehingga semakin sering dipakai akan semakin nyaman.

"Sandal dan sepatu dengan teknologi ultralight EVA sebenarnya sudah sering digunakan untuk hiking dan outdoor activity di Amerika dan Eropa.

Seiring berkembangnya trend outdoor activity dan backpacking, Porto menghadirkan teknologi ultralight EVA itu ke Indonesia, yang akan mempermudah dan mempernyaman aktivitas Anda," kata Marketing Director Porto Indonesia Heriyanto, saat grand launching PortoLite di Hotel Novotel Mangga Dua Jakarta, belum lama ini.

Porto yang merupakan salah satu brand footwear yang sudah melekat pada masyarakat Indonesia, terus mengedepankan kualitas dan inovasi dalam produknya. Dengan visi menyediakan alas kaki yang berkualitas, nyaman, stylish dan terjangkau, Porto kini sedang gencar melakukan ekspansi distribusi di market Indonesia.

"Kami melihat anak-anak muda Indonesia tengah mengedepankan style termasuk sandal untuk hiking yang jadi hobi mereka," ungkap Heriyanto. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More