Produsen Otomotif Jepang Kerja Sama Racik Baterai

Penulis: Ainto Harry Budiawan Pada: Kamis, 10 Mei 2018, 05:10 WIB Otomotif
Produsen Otomotif Jepang Kerja Sama Racik Baterai

Dok. Medcom

BERBICARA mobil listrik, industri otomotif asal Jepang bisa dikatakan sedikit ketinggalan dibandingkan brand otomotif non Jepang. Bahkan brand otomotif asal Tiongkok lebih banyak menelurkan mobil-mobil bertenaga listrik.

Para raksasa otomotif asal Jepang pun sepakat menjalin kerjasama untuk meracik baterai mobil listrik. Hal ini sendiri diinisiasi oleh Toyota, Nissan, Honda yang juga mengajak turut serta Panasonic dan GS Yuasa.

Kelompok produsen mobil dan baterai itu ikut bergabung dengan Lithium Ion Battery Technology dan Evaluation Center, untuk bersama-sama menghasilkan teknologi yang lebih berani lagi, seperti dituliskan Nikkei.

Mereka semua akan mengembangkan baterai jenis solid state yang tak membutuhkan cairan elektrolit. Baterai jenis ini punya potensi untuk menghasilkan energi lebih tinggi ketimbang lithium ion.

Baterai solid state juga diklaim lebih ringan dan mendukung pengisisan daya cepat (fast charging) layaknya ponsel pintar kekinian. Bahkan proses pengisian daya baterai diklaim tak akan jauh beda dengan pengisian bahan bakar minyak ketangki mobil. (medcom/OL-6

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More