V-KOOL Resmikan Diler Kaca Film Ke-86

Penulis: MICOM Pada: Selasa, 08 Mei 2018, 23:33 WIB Otomotif
V-KOOL Resmikan Diler Kaca Film Ke-86

MI/RAMDANI

PT V-KOOL Indo Lestari (VIL) kembali memperkuat jaringannya di Indonesia dengan meresmikan diler kaca film V-Kool yang ke-86, Supreme Motor di Ruko Emerald Summarecon UA26, Jl Bulevar Selatan Marga Mulya Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/5).

Diler kerja sama antara VIL dengan PT Bahagia Motor (BM) yang diresmikan oleh Head of Business Development VIL Lianto Vachon, dan Direktur Utama BM Ning Setiawatiini menjadi bagian strategis dalam pengembangan jaringan diler di Jawa Barat. Wilayah Jawa Barat sendiri memberikan kontribusi sekitar 15% terhadap penjualan nasional kaca film V-KOOL pada 2017 lalu.

Selain layanan penjualan, diler ini juga mempunyai fasilitas untuk memberikan pelayanan terbaik berupa coating bay sebagai tempat steril dari debu untuk lokasi pemasangan, showroom dan demo area, serta ruang tunggu (lounge) yang nyaman dilengkapai dengan televisi dan minuman ringan.

"Komitmen yang tinggi untuk tidak hanya menyuguhkan varian kaca film terbaik yang dapat memberikan sensasi kenyamanan berkendara, namun juga memberikan sensasi layanan kelas premium kami wujudkan dalam diler V-KOOL Bekasi ini," ungkap Lianto Vachon.

Setiap pemasangan kaca film dilakukan oleh teknisi-teknisi terlatih dan terbaik di bidang pemasangan kaca film di Indonesia. Setiap teknisi V-KOOL telah melalui pelatihan selama 6-18 bulan sebelum menjadi full time installer.

"Di sini Anda dapat memilih kaca film yang sesuai dengan kebutuhan, merasakan performa kaca film V-KOOL melalui alat peraga yang lengkap, serta berkonsultasi tentang kaca film penolak panas yang tepat dari staf kami yang profesional," tambah Lianto.

V-KOOL memberikan garansi selama 5 tahun sejak kaca film dipasang sehingga akan menjamin produk dan pemasangan kaca film V-KOOL terhadap risiko perubahan warna, pengelupasan, keretakan, delaminasi atau demetalisasi yang disebabkan oleh kesalahan manufaktur, bahan atau instalasi. (RO/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More