1960: Brezhnev Menjadi Presiden USSR

Penulis: History | BBC | Dok.MI Pada: Senin, 07 Mei 2018, 02:30 WIB Humaniora
1960:  Brezhnev Menjadi Presiden USSR

wikipedia

LEONID Brezhnev, pelindung tepercaya Nikita Khrushchev, sang pemimpin Soviet, terpilih sebagai Ketua Presidium Tertinggi Soviet. Jabatan itu setara dengan jabatan presiden Soviet.

Brezhnev telah menjadi rekan tepercaya Khrushcnev sejak 1940-an. Setelah kematian Stalin pada 1953, Khrushchev segera memperkuat kekuasaannya. Ia mendapatkan jabatan sebagai sekretaris pertama Partai Komunis Uni Soviet. Itu posisi kekuatan utama di Uni Soviet.

Sekretaris pertama dapat mengontrol Partai Komunis Uni Soviet. Sementara itu, posisi presiden, atau secara formal dikenal sebagai Ketua Presidium Tertinggi Soviet, ialah simbol yang lebih besar. Pada 7 Mei 1960, Khrushchev menunjuk Brezhnev untuk posisi presiden. Berada dalam posisi itu membuat Brezhnev dapat mengontak sejumlah pendatang dan pejabat asing serta melakukan perjalanan ke penjuru dunia sebagai wakil pemerintahan Soviet.

Pada 1964, Khrushchev diturunkan dari kekuasaan. Brezhnev menggantikannya sebagai sekretaris pertama yang baru. Brezhnev memegang jabatan itu selama 18 tahun sampai kematiannya pada 1982.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More