Pasokan Listrik di NTT sudah Surplus

Penulis: Palce Amalo Pada: Jumat, 04 Mei 2018, 21:20 WIB Nusantara
Pasokan Listrik di NTT sudah Surplus

ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

PASOKAN listrik di Nusa Tenggara Timur sudah berlimpah dan melebihi tingkat permintaan.

General Manger PT PLN (Persero) Wilayah NTT Christyono mengatakan total daya listrik yang tersedia 224,62 Megawatt (Mw). Jumlah itu jauh di atas kebutuhan listrik, yang saat beban puncak mencapai 172,57 Mw.

"Surplus 52,01 Mw ini disiapkan untuk mendukung investasi," kata Christyono kepada wartawan di Kupang, Jumat (4/5).

Cadangan daya listrik yang dimiliki PLN Wilayah NTT itu berasal dari tiga sistem interkoneksi pulau yaitu Pulau Timor sebesar 30,89 Mw, Pulau Flores 13,91 Mw, dan Pulau Sumba 2,73 Mw. Sedangkan pulau-pulau lainnya sebesar 4,48 Mw.

Saat ini PLN NTT melayani 680.000 pelanggan, dan surplus listrik dipasok untuk 33.887 pelanggan bisnis dan 176 Industri dengan total daya 170 Mega Volt Ampere (MVA).

Menurutnya, PLN juga telah menandatangani kerja sama dengan PT Inti Daya Kencana untuk memasok listrik 5 MVA yang berlokasi di Kabupaten Malaka, serta penandatanganan surat perjanjian jual-beli tenaga listrik (SPJBTL) bersama PT Gulf Mangan yang bergerak pada industri smelter, serta pemasangan baru sebesar 20 MVA.

Christyono mengatakan ketersediaan daya ini merupakan langkah PLN untuk menyinergikan perekonomian dan dapat mengajak para pengusaha lain atau industri dan usaha-usaha baru di daerah yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Listrik mulai diserap dan harapannya ini dapat berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di masyarakat," kata dia. (A-1)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More