Petahana NasDem Ajak Pendukung Jaga Pilkada Damai

Penulis: M Taufan SP Bustan Pada: Jumat, 04 Mei 2018, 18:10 WIB Politik dan Hukum
Petahana NasDem Ajak Pendukung Jaga Pilkada Damai

MI/M Taufan SP Bustan

CALON Bupati Donggala Kasman Lassa mengajak seluruh pendukungnya untuk ikut menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang damai.

Menurutnya, seluruh pendukung tidak perlu ikut menjelek-jelekkan kandidat lain. Pun demikian pendukung bahkan kandidat lain menjelek-jelekan.

"Kita harus bisa menjadi pemilih yang cerdas di Pilkada tahun 2018 ini," terang petahana dari Partai NasDem itu saat dihubungi Media Indonesia dari Jakarta, Jumat (4/5).

Kasman juga mengingatkan, jika ada yang bilang bahwa dirinya tidak melakukan apa-apa selama memimpin pembangunan Donggala selama empat tahun menjabat Bupati Donggala, itu adalah bohong besar.

"Memang masih banyak hal yang harus dilakukan dalam percepatan pembangunan di Donggala. Ini semua akan kita lanjutkan lagi pada periode kedua," ungkap Ketua DPD NasDem Donggala itu.

Olehnya, Kasman berharap, seluruh pendukung khususnya kader NasDem Donggala bisa menahan diri dan jangan mudah terpancing dengan pelbagai provokasi dari pendukung atau komentar kandidat lainnya.

“Saya minta seluruh pendukung dan kader NasDem yang ada untuk tetap fokus demi memenangkan pesta demokrasi ini untuk menuju dua periode,” tandasnya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More