Dipolitisasi, Golkar Tidak Akan Dukung Pansus TKA

Penulis: Astri Novaria Pada: Jumat, 27 Apr 2018, 15:17 WIB Polkam dan HAM
Dipolitisasi, Golkar Tidak Akan Dukung Pansus TKA

MI/Susanto

KETUA DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menilai pembentukan Pansus Tenaga Kerja Asing (TKA) tidak memiliki urgensi. Apalagi pembentukan pansus untuk memberi fasilitas kepada DPR untuk menggunakan Hak Angket terhadap Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (Perpres TKA).

"Urgensinya apa membuat pansus. Kan kemarin sudah ada rapat dengan Menaker, komisi IX. Dan tidak ada sesuatu yang perlu ditindaklanjuti dalam bentuk pansus," kata Ace saat dihubungi di Jakarta, Jumat (27/4).

Oleh karena itu, pihaknya memastikan tidak akan mendukung pansus tersebut. Sebab, Perpres TKA tidak mengkhawatirkan. Ace menambahkan, Perpres TKA dibuat ini untuk mengatur pekerja asing  yang sebelumnya tidak pernah diatur.

"Justru karena itu. Itu yang saya katakan. Perpres TKA ini kok seperti dipolitisasi, sudah baca belum sih Perpresnya. Kalau misalnya kita membahas secara seksama, Perpres itu, justru Perpres itu lahir sebagai upaya untuk mengatur dan membatasi tenaga kerja asing. Saya kira apa yang dilakukan mereka lebih kepada untuk mempolitisasi saja," pungkasnya. (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More