Satu Rumah Rusak, Dua Lainnya Terancam Longsor di Lembang

Penulis: Depi Gunawan Pada: Kamis, 26 Apr 2018, 16:25 WIB Nusantara
Satu Rumah Rusak, Dua Lainnya Terancam Longsor di Lembang

MI/Depi Gunawan

SATU rumah warga rusak parah dan dua rumah lainnya terancam ambruk tergerus longsor yang diakibatkan hujan lebat di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Dampak longsor terparah menimpa rumah milik Jalu Nugraha, 61, warga Kampung Keramat RT 5 RW 7 Desa Cikahuripan, Lembang. Sedangkan dua rumah lainnya milik Oman dan Tata terancam, pasalnya, pondasi tembok rumahnya tergerus longsor dan nyaris roboh. Longsor ini terjadi pada Rabu (26/4) sekitar pukul 17.00 WIB.

Jalu mengatakan, satu kamar tidur dan ruang makan hancur tertimbun longsor dari rumah Tata dan Oman yang berdiri tepat diatas samping rumahnya.

Dirinya mengaku beruntung tidak mengalami luka sedikit pun meski sempat terseret bebatuan dan tanah yang longsor dari rumah di sebelahnya.

"Saat saya baru sampai di rumah, tiba-tiba terdengar bunyi keras tembok runtuh dari rumah sebelah. Belum sempat melihat kondisi, material longsor langsung masuk rumah, saya langsung melindungi istri meski terseret longsor. Untung saja keburu sehingga saya dan istri enggak sampai tertimbun," katanya di lokasi, Kamis (26/4).

Dirinya tak mengetahui percis total materi kerugian, namun peralatan mebel yang berada di kamar dan ruang makan, hancur semua." Yang penting kami masih selamat," ujarnya.

Jalu menyatakan tidak bisa tidur setelah kejadian itu, ia khawatir rumahnya kembali tertimpa bongkahan longsor susulan dari rumah Tata dan Oman." Istri nginap di rumah tetangga, hanya anak yang masih tidur di rumah karena kamarnya masih aman. Kalau saya begadang, jaga-jaga di luar rumah," ucapnya.

Jalu dibantu tetangga serta relawan SAR bergotong royong membersihkan material tanah serta puing bangunan yang roboh terkena longsor. Sedangkan rumah Oman dan Tata masih bisa ditempati namun pondasinya sudah menggantung.

"Rumah pak Oman hanya rusak di ruang mushala. Kalau hujan kembali turun seperti kemarin, material longsoran mungkin bisa tambah panjang," tambahnya.

Sementara itu, informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung menyebutkan, potensi hujan lebat dengan durasi singkat hingga sedang masih akan terus terjadi hingga beberapa bulan ke depan di wilayah Bandung dan sekitarnya.

"Saat ini, wilayah Bandung sedang memasuki pancaroba atau peralihan musim, dari musim hujan ke musim kemarau. Pancaroba ini akan terjadi sampai awal Juni mendatang," terang Kepala BMKG Bandung Tony Agus Wijaya saat dihubungi.

Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan mengingat bencana longsor maupun banjir masih bisa mengancam." Potensi ganguan cuaca jangka pendek yang menimbulkan bencana masih tetap ada, karena musim kemarau diprediksi baru masuk pada awal Juni mendatang," bebernya. (X-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More