Jokowi Ketemu Alumni 212, Imam Besar Istiqlal: Ada Jiwa Besar

Penulis: Sitria Hamid Pada: Rabu, 25 Apr 2018, 19:30 WIB Politik dan Hukum
Jokowi Ketemu Alumni 212, Imam Besar Istiqlal: Ada Jiwa Besar

MI/ROMMY PUJIANTO

PERTEMUAN Presiden Joko Widodo dengan sejumlah ulama Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang digelar di Istana Bogor, Minggu (22/4), direspons positif oleh sejumlah tokoh. Salah satu apresiasi datang dari Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasaruddin Umar.

Saat dihubungi Media Indonesia, Nasaruddin mengungkapkan pertemuan sesama umat Islam, apalagi dilakukan di masjid sangat wajar bahkan sangat dianjurkan. Ia juga meminta masyarakat agar tidak berburuk sangka dan selalu mengaitkan pertemuan itu dengan langkah politik.

"Apapun namanya, silaturahim apalagi dilakukan di masjid itu positif. Di masjid tidak ada politik, jangan berburuk sangka, siapa saja orang bisa berjumpa di masjid," ungkap Nasaruddin.

Jangankan orang Islam, (pertemuan dengan) umat agama apapun bisa dilakukan di masjid," sambungnya. Ia lalu menyontohkan, Nabi Muhammad pernah menerima 60 orang tokoh lintas agama yang dipimpin oleh Abdul Masih dari kaum Nasrani.

"Jadi kalau di sana ada teman-teman dari alumni 212 pun tidak perlu dipermasalahkan. Mereka juga warga negera Indonesia seperti warga lainnya, berhak menemui dan ditemui Presidennya," tegas dia.

Nasaruddin bahkan menilai pertemuan itu dapat mencairkan situasi yang mungkin selama ini agak beku. Itu, kata dia, pertanda di sana ada jiwa-jiwa besar yang perlu diapresiasi.

"Apalagi menjelang bulan suci Ramadan, kita dianjurkan lebih akrab satu sama lain. Semoga berkah untuk umat dan bangsa kita," tutupnya. (X-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More