Jabat Tangan dan Otak

Penulis: Yan/Dailymail.co.uk/X-5 Pada: Rabu, 25 Apr 2018, 07:25 WIB Sela
Jabat Tangan dan Otak

Seno

STUDI dari University of Manchester, Inggris, mengungkapkan orang dengan jabat tangan kuat lebih baik dalam memecahkan masalah, memori, dan penalaran.

Menurut studi itu, genggaman kuat menunjukkan seseorang memiliki otot kuat dan juga otak yang lebih baik. Orang dengan cengkeraman lebih kuat bisa memecahkan lebih banyak masalah logika dan mengingat lebih banyak angka. Mereka juga bereaksi lebih cepat terhadap rangsangan visual.

"Kita melihat ada hubungan yang jelas antara kekuatan otot dan kesehatan otak," ujar peneliti Joseph Firth.

Temuan yang diterbitkan dalam Schizophrenia Bulletin itu menunjukkan pegangan tangan juga dapat memprediksi mental orang berusia 40 tahun ke atas. (Yan/Dailymail.co.uk/X-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More