Enam Provinsi Sabet Penghargaan Peduli Konsumen

Penulis: Rendy Ferdiansyah Pada: Selasa, 24 Apr 2018, 17:15 WIB Ekonomi
Enam Provinsi Sabet Penghargaan Peduli Konsumen

MI/Susanto

MENTERI Perdagangan (Mendag) Enggartriasto Lukita memberikan penghargaan kepada enam Provinsi yang peduli terhadap perlindungan konsumen.

Pemberian penghargaan tersebut bertepatan dengan puncak Hari Konsumen Nasional (Harkonas) di Alun-Alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung (Babel), Selasa (24/4).

Provinsi yang meraih predikat peduli perlindungan konsumen, yakni Sulawesi Tengah (Sulteng), Sulawesi Selatan (Sulsel), Aceh, Sumatra Barat (Sumbar), Jawa Tengah (Jateng), dan Jawa Barat (Jabar).

Selain itu, di puncak Harkonas, Enggartriasto Lukito juga memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang peduli perlindungan konsumen.  Mereka yakni Gubernur Jawa Timur, Sukarwo (Pak De Karwo), Tini Hanum (Pekan Baru), David Marukun Lumban Tobing, AZ Nasutioan yang di wakili putrinya.

Dalam kesempatan itu juga, Mendag memberikan penghargaan kepada juara
lomba video vlog yakni Marsya Kamilia Nursabrina dari Yogya dan Lalu
Alfian Rifai asal Lombok.

Dalam sambutanya, Enggar menyampaikan permohonan maaf karena Pak Presiden tidak bisa hadir karena mengunjungi lokasi bencana di Banjarnegara. 

"Pak Presiden mohon maaf karena tidka bisa hadir, karena harus ke Banjarnegara untuk melihat masyarakat korban gempa, beliau bukan tidak berpihakan terhadap konsumen, tapi ada hal lain yang di utamakan," kata Enggar.

Ia mengatakan, saat ini terjadi pergeseran sikap dari konsumen yang begitu cepat dan itu melanda di seluruh mancanegara termasuk 
Indonesia. Untuk itu, lanjut Enggae, pihaknya tidak henti-henti mengimbau konsumen agar lebih peka atau cerdas.

"Menyadarkan konsumen agar lebih cerdas, adalah kewajiban kami. Sekarang ini secara perlahan konsumen di Indonesia sudah mulai cerdas dalam berbelanja," ujarnya. (A-5) 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More