Wiranto Undang Delegasi Solomon Island Tinjau Langsung Papua

Penulis: Micom Pada: Senin, 23 Apr 2018, 22:15 WIB Internasional
Wiranto Undang Delegasi Solomon Island Tinjau Langsung Papua

MI/Susanto

MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan bahwa ada banyak informasi tentang Indonesia, khususnya terkait Papua dan Papua Barat, yang telah dideviasi atau tidak sesuai dengan kenyataan. Dikatakan bahwa informasi tentang Indonesia menjajah, tidak membangun, serta masih adanya perang yang memakan korban di Papua dan Papua Barat sangatlah tidak benar.

Hal tersebut disampaikan Menko Polhukam usai menerima kunjungan delegasi Solomon Island di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (23/4). Dalam pertemuan tersebut, Menko Polhukam juga menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia mengundang negara-negara Pasifik untuk melihat dan menyaksikan langsung kondisi di tanah Papua.

"Saya mempersilakan teman-teman dari Solomon untuk datang ke Indonesia, melihat Jakarta, melihat Papua dan Papua Barat, serta berbicara dengan masyarakat di Papua. Kita minta, bahwa apa yang mereka dengar sebelum datang ke Indonesia itu tidak benar. Ini lah cara kita untuk meyakinkan negara-negara sahabat bahwa banyak sekarang ini, apalagi dengan media sosial yang sangat kuat, banyak informasi-informasi yang diselewengkan,” kata Wiranto.

Menko Polhukam juga menyampaikan bahwa dirinya sangat sedih kalau informasi-informasi tidak benar terkait Papua dan Papua Barat tersebut dianggap benar oleh dunia internasional. Oleh karenanya, informasi-informasi tersebut perlu disanggah dan dibuktikan ketidakbenarannya.

"Saya sendiri sudah ke Pasifik, sudah ke negara Nauru, bertemu dengan teman-teman dari Pasifik. Saya sudah sampaikan, mereka juga percaya omongan saya, tapi akan lebih percaya lagi kalau mereka melihat langsung Indonesia," katanya.

Selain itu, Kepala Staf Kantor Perdana Menteri Solomon Island, John Teddie Usuramo, mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut diharap dapat membangun hubungan yang lebih baik lagi antara Indonesia dan Solomon Island. Dia juga mengatakan bahwa dengan mengunjungi Papua, dapat tercipta satu pengertian yang sama antara kedua negara.

"Ada banyak informasi (terkait Papua) di media dan sosial media, mungkin beberapa informasi tersebut tidaklah benar, maka kita harus datang dan melihat sendiri, dan Indonesia mengijinkan kita mengunjungi Papua," kata John Teddie.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Duta Besar Solomon Island untuk Indonesia HE. Salana Kalu, Sekretaris Khusus Hubungan Luar Negeri Kantor Perdana Menteri Solomon Island Rance Sore, dan beberapa perwakilan dari Civil Society Organisation (CSO). (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More