Aroma Arang Legenda Semarang

Penulis: Fathurrozak Pada: Minggu, 22 Apr 2018, 00:20 WIB Weekend
Aroma Arang Legenda Semarang

MI/ADAM DWI

PEREMPUAN muda yang menjaga stan dengan ramah menawarkan sajian yang ada dalam dua kuali besar. Kedua kuali itu berisikan kuah santan kekuningan. Bedanya, satu berisi potongan daging ikan dan satunya kepala ikan manyung.

Potongan kepala ikan manyung yang dihidangkan tergolong besar. Terbukti memenuhi piring saya. Saya sejenak bergumam, apakah mampu menghabiskannya sendirian?

Kepala ikan manyung biasa disebut ikan jambal roti. Ikan laut ini memiliki kumis dan berukuran besar. Biasanya ikan ini diolah menjadi ikan asin. Tidak bagi Bu Fat, generasi pertama pemilik Warung Kepala Manyung Bu Fat di Semarang, Jawa Tengah.

Kini resep legendarisnya telah menurun pada anak perempuannya, Bekti Mulyani, yang berusia setengah abad. Ibunya mengawali bisnis kuliner dengan menjual nasi rames, kemudian menjajal menu ikan asap.

"Awalnya ya nasi rames, kemudian karena di sekitar rumah itu banyak pengasapan, akhirnya ibu saya mencoba dengan ikan asap ini," ungkap Bekti saat ditemui di depan tendanya dalam Festival Jajanan Bango 2018 di Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (14/4).

Mangut

Ikan manyung segar dari nelayan biasanya diasapi secara manual dengan arang. Setelah itu diolah menjadi mangut. Mangut adalah masakan ikan berkuah santan dengan rasa gurih dan pedas. Ini menu khas pantura. Saat saya mencobanya, aroma bakaran dari ikan masih nampak kentara.

Perpaduan kuah santan dengan racikan cabai rawit yang dimasak secara bersamaan menjadikan pedas sebagai ciri utama masakan ini. Untuk mendapatkan daging pada bagian kepala, kita memang diajak menyelisik lebih dalam bagian kepala manyung. Cara menyantapnya memang mengharuskan kita menggunakan tangan langsung. Bumbu yang meresap hingga tulang dan bagian dalam kepala membuat kita rela untuk menyesapnya. Sembari sesekali menyeruput kuah santan yang gurih, dengan sendok, atau langsung dari piring dihadapkan ke mulut.

Tidak terasa, satu kepala manyung berhasil saya tuntaskan sendiri, dengan keringat yang sudah mengucur di wajah. Bekti menggunakan lebih banyak komponen bumbu pawon (dapur), seperti daun jeruk, kencur, salam, dan laos sebagai antisipasi amis saat kita menyantap. Saran saya, seusai menyantap kepala manyung, coba cuci tangan dengan daun jeruk atau perasan jeruk agar aroma ikan tidak menempel.

Satu porsi kepala manyung lengkap dengan nasi dibanderol seharga Rp50 ribu. Namun, bila ditilik dari beberapa ulasan para penggemar masakan ini, di kota asalnya, Semarang, satu porsi kepala manyung dihargai Rp75 ribu. Berlokasi di Jalan Ariloka Raya, Semarang, kini Bekti beserta anaknya mencoba untuk membuka cabang di daerah Banyumanik, Semarang, dan sudah berjalan lima tahunan.

Paduan bumbu

Beralih ke hidangan lain asal Semarang, yakni ayam kecap. Seperti Bekti, Rudie Setiawan, 39, juga mendapatkan resep dari sang ibu.

Pria berdarah Jawa Timur itu menawarkan sajian ayam dengan tiga cara, ungkep, goreng, dan bakar. Sampai sejauh ini, hidangan ayam bakarnyalah yang paling laris. Seperti kepala manyung andalan keluarga Bekti, ayam bakar Rudie juga diolah secara manual dengan arang.

Uniknya, Rudie menggabungkan bumbu daerah asalnya, Jawa Timur, dengan bumbu tempat ia tinggal kini, Semarang, Jawa Tengah. Orangtua Rudie berasal dari Madiun. Ia lahir di Sumenep, tapi lama menghabiskan waktu di Surabaya.

"Saya lebih terpengaruh dengan masakan-masakan Surabaya. Dalam menu ayam ini, saya menggabungkan bumbu Jawa Timur dengan bumbu Jawa Tengah," tutur pria berkacamata ini.

Meski sama-sama memiliki karakter gurih, Jawa Timur lebih cenderung gurih asin, sementara Jawa Tengah dengan gurih manisnya.

Saya memesan bagian paha, menyantap tanpa nasi. Aroma daging yang terbakar secara sempurna dengan bara arang semakin lengkap dengan rasa manis kecap yang melumuri bagian daging. Sementara itu, rasa gurih berasal dari serundeng kelapa sebagai pelengkap.

Keduanya pemenang Bango Warisan Kuliner. Bekti sebagai generasi kedua penerus usaha kuliner ibunya telah menjadi legenda bagi warga asal Semarang. Dengan mengkreasikan masakan mangut yang biasanya menggunakan ikan pe atau pari, ibunya datang dengan menawarkan mangut ikan jambal roti (manyung). Kini, terbukti 30 tahunan lebih Kepala Manyung Bu Fat punya penggemarnya. Sementara itu, ayam bakar paduan bumbu Jawa Timur dan Jawa Tengah milik Rudie yang baru berusia enam bulan sedang bersiap menjadi legenda selanjutnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More