Sumbangsih Fadly Padi bagi Bumi Indonesia

Penulis: Putri Rosmalia Octaviyani Pada: Sabtu, 21 Apr 2018, 10:49 WIB Hiburan
Sumbangsih Fadly Padi bagi Bumi Indonesia

MI/Ramdani
Vokalis Grup Band Padi, Fadly Andy Arifuddin

VAKUMNYA grup Band Padi selama nyaris 10 tahun sejak 2007 hingga 2017 lalu membawa sang vokalis, Fadly Andy Arifuddin, pada perjalanan hidup baru. Fadly, sebagaimana ia biasa disapa, merasa menemukan panggilan hati untuk dapat berperan lebih banyak bagi masyarakat dan bumi Indonesia.

Lewat berbagai kegiatan di lapangan dan karya kolaborasi, ia giat menyuarakan penyelamatan hutan dan masyarakat yang ada di dalamnya. “Sebagai musikus, ia terbiasa menikmati berbagai kemudah­an. Saya sadar masih sangat kurang memberikan sumbangsih untuk Indonesia,” ujarnya tentang alasan kegiatannya di bidang lingkungan.

Fadly yang sejak lama memang memiliki obsesi untuk dapat menikmati keindahan kampung halam­an kemudian mulai bergaul dengan para aktivis lingkungan. Ia mengaku terus berpikir cara terbaik yang bisa ia lakukan untuk membantu Indonesia perlahan terlepas dari laju perusakan alam.

“Saya kemudian berkolaborasi dengan beberapa musikus. Kami membentuk semacam komunitas musisi yang mau bersuara dan peduli pada penyelamatan lingkungan,” katanya.

Sebagai musikus, pria kelahiran Makassar 42 tahun silam tersebut menyadari suaranya dan kawan-kawan akan lebih mudah sampai di masyarakat. Tidak sekadar lewat kampanye dan ajakan, tetapi melalui karya.

“Tahun 2011 lalu saya dan beberapa musikus membuat album berjudul Pulihkan Indonesia. Saya sempat ikut juga dengan teman-teman aktivis ke beberapa daerah untuk tampil dan melihat langsung kondisi warga di sana, termasuk dalam peringatan Hari Bumi 2018 di Medan,” tuturnya.

Ia mengaku sangat merindukan Indonesia yang hijau yang alamnya yang terlindungi. Namun, saat ini kondisi itu sudah semakin sulit ditemui.

“Saya rindu suasana seperti di kampung halaman dulu yang hijau, bersih, dan di lingkungan belum banyak konflik seperti sekarang,” katanya lagi.

Ia yakin anak muda merupakan bagian paling penting untuk dapat mengubah kondisi saat ini, termasuk menjaga ekosistem asli Indonesia yang saat ini terus berkurang. Oleh karena itu, kendati kini sangat sibuk dengan kembali aktifnya Band Padi, ia menyatakan akan tetap menyisihkan waktu bersuara dan bergerak demi lingkungan.

“Semoga dengan saya dan teman-teman musikus yang bersuara lewat lagu, pesan yang kami sampaikan bisa lebih mudah diterima oleh siapa pun,”  tambahnya.

Kurikulum bertani
Selain aktif berkampanye untuk lingkungan, Fadly juga telah lama menekuni bidang pertanian. Di rumahnya di kawasan Cinere, Depok, ia mengembangkan tanaman organik. Tidak hanya untuk dinikmati­nya sendiri, kebahagiaan bertani yang ia katakan sangat bermanfaat untuk dirinya itu juga berusaha ditularkan kepada banyak anak muda.

“Saya berusaha menyuarakan kepada anak muda untuk mau bertani. Bahwa menjadi petani itu hebat,” tegas Fadly.

Untuk mewujudkan mimpinya mengenalkan profesi tani pada generasi muda sejak dini, ia tengah aktif menyusun kurikulum bertani bagi siswa sekolah alam. Ia berharap dalam waktu dekat kurikulum dapat rampung dan di­aplikasikan pada siswa sejak dini. (H-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More