Presiden Minta Korban Gempa Segera Pulih

Penulis: MI Pada: Sabtu, 21 Apr 2018, 10:17 WIB Nusantara
Presiden Minta Korban Gempa Segera Pulih

ANTARA/Idhad Zakaria
Petugas gabungan bersama relawan membersihkan puing bangunan yang berbahaya, akibat gempa tektonik dangkal dengan kekuatan 4,4 SR pada kedalaman 4 Kilometer, di Desa Kertosari, Kalibening, Banjarnegara, Jateng, Kamis (19/4/2018).

PRESIDEN Joko Widodo meminta pihak terkait mempercepat pemulihan korban gempa bumi di sejumlah desa di Kecamatan Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah. Presiden berharap pembangunan rumah yang rusak bisa segera dilaksanakan.

“Presiden menekankan masyarakat tidak tinggal terlalu lama di situasi darurat. Jadi nanti kita kerjakan. Saat ini sudah terdata 230 rumah yang rusak berat sehingga secepatnya bisa dibangun. Nanti dibuatkan surat keputusan bupati bahwa pemerintah pusat akan memberikan bantuan stimulan sehingga masyarakat dapat membangun kembali rumahnya,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Willem Rampangilei saat mengunjungi lokasi bencana gempa di Kalibening, Banjarnegara, kemarin (Jumat, 20/4/2018).

Willem menambahkan, perintah presiden sudah jelas, korban gempa bumi di Kalibening harus segera ditangani. “Ini perintah langsung dari presiden. Jadi, penanganan kebutuhan dasar, dukungan logistik pelayanan kesehatan, bahkan sampai proses belajar mengajar,” tambahnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah menyediakan ruangan untuk para siswa SMP korban gempa yang akan melaksanakan ujian nasional pada Senin (23/4).

Masih terkait dengan bencana, tanah longsor kembali terjadi di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan, tepatnya di Desa Tanjung Kari, Kecamatan Pulau Beringin, Kamis (19/4). Akibat longsor, akses jalan yang menghubungkan Sumatra Selatan-Bengkulu tertimbun material longsor. Kendaraan tidak bisa melintas karena jalan tertutup tanah.

“Ini jalan penghubung Sumatra Selatan dan Bengkulu. Namun yang paling terasa dampaknya adalah sejumlah desa di tiga kecamatan terisolasi. Camat Pulau Beringin, Putra Jaya, mengatakan, akibat longsor ini tiga kecamatan terisolasi,” kata Kepala BPBD Kabupaten OKU Selatan, Doni Agusta.

Pada bagian lain, helikopter milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) jatuh di Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, kemarin, sekitar pukul 09.20 Wita.

Berdasarkan keterangan polisi, heli jatuh di depan pos 2 PT IMIP di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.

Satu orang meninggal dunia dan enam penumpang heli mengalami luka ringan dan berat. (LD/DW/Ant/N-3)

 

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More