Arsenal Bersiap tanpa sang Profesor

Penulis: AFP/BBC/Sat/R-2 Pada: Sabtu, 21 Apr 2018, 00:15 WIB Sepak Bola
Arsenal Bersiap tanpa sang Profesor

AFP PHOTO / MARCO BERTORELLO

SETELAH 22 tahun menukangi Arsenal, Arsene Wenger akhirnya memutuskan meninggalkan Emirates Stadium pada akhir musim. Berbagai tekanan dari sebagian gooners--sebutan pendukung Arsenal--memang menjadi salah satu alasan di balik keputusan arsitek asal Prancis tersebut.

Namun, 'sang Profesor' menampik rumor tersebut. Menurutnya, keputusan itu diambil karena dia merasa waktunya sudah tepat.

"Setelah melakukan diskusi dengan klub, saya merasa ini saat yang tepat untuk mundur pada akhir musim. Saya berterima kasih kepada klub atas kerja sama selama bertahun-tahun," ujar Wenger dalam pernyataannya di laman daring klub. Selama menukangi the Gunners, juru taktik berusia 68 tahun itu telah mempersembahkan 3 gelar Liga Primer dan 7 Piala FA. Ia bahkan pernah membuat 'Meriam London' tidak terkalahkan pada musim 2003-2004.

Namun, selama 14 tahun terakhir, ia gagal membawa Arsenal menjuarai Liga Primer. The Gunners juga terancam tidak lolos kualifikasi Liga Champions untuk dua kali beruntun. Situasi itu membuat Wenger tersudut. Satu-satunya peluang mereka untuk bisa tampil di Liga Champions musim depan ialah dengan menjuarai Liga Europa.

Sementara itu, pemegang saham mayoritas Arsenal, Stan Kroenke, memberikan penghargaan tertinggi buat Wenger dengan menyebut unparallelled class. "Semua orang yang mencintai Arsenal dan menyukai sepak bola pasti akan memberikan penghargaan buat Wenger. Konsistensinya dalam membuat Arsenal di level tertinggi membuat dia istimewa," ujar Kroenke.

"Tentu saja kepergiannya akan menjadi kehilangan terbesar bagi kami," timpal kapten Arsenal, Per Mertesacker.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More