Presiden Optimistis Revolusi Industri 4.0 Picu Industri Otomotif

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Kamis, 19 Apr 2018, 13:35 WIB Ekonomi
Presiden Optimistis Revolusi Industri 4.0 Picu Industri Otomotif

ANTARA

PRESIDEN Joko Widodo optomistis revolusi industri 4.0 akan membuat pertumbuhan otomotif akan melonjak bukan menciut

Meski masa transisi dari revolusi industri 3.0 ke 4.0 memberikan guncangan signifikan terhadap industri otomotif, Jokowi menegaskan industri 4.0 menyimpan potensi yang besar untuk digali.

Hal itu disampaikan di hadapan pelaku industri otomotif dalam pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIExpo, Kemayoran, Kamis (19/4).

Tema yang dipilih Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 merupakan dukungan mobil listrik. Acara ini paham betul bahwa revolusi industri 4.0 mengarah ke otomotif juga," ujarnya saat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan ini, Jokowi didampingi oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Juga dihadiri oleh duta besar negara sahabat, pengurus Gaikindo dan AISI, pihak agen pemegang merek (APM) mobil maupun sepeda motor,

Menurut Jokowi, revolusi industri 4.0 memang bakal mengubah beberapa jenis pekerjaan. Namun ia yakin tidak sampai membuat jumlah pekerja di sektor otomotif berkurang.

Saat ini dunia otomotif sedang mengalami tren perubahan dari kendaran bertenaga bahan bakar minyak ke listrik. Mobil listrik, kata dia, memiliki komponen satu per sepuluh dari mobil biasa. Hal ini diakui bisa membuat industri otomotif menciut 90 persen.

Namun di sisi lain, kata Jokowi, saat ini tren mobil publik justru berkembang. Satu mobil yang bisa digunakan banyak orang akan membuat life circle mobil itu lebih cepat.

"Kalau dulu mobil pribadi bisa tahan 12 tahun, mungkin nanti mobil publik harus ganti 2-4 tahun, artinya produksi mobil harus lebih banyak," jelasnya.

revolusi industri 4.0 di industri otomotif akan memacu pekerjaan baru dengan jumlah pekerja yang dia perkirakan bakal meningkat dibandingkan sebelumnya.

"Pertama, coba kita pikir lagi bisnis beralih dari beli ke panggil mobil, berarti mobil yang sama akan dipakai orang. Mobil bisa dipakai tiap orang dan terus menerus. Bisa 8 jam, bahkan bisa 24 jam sehari," tutur  Presiden sembari menyebut peralihan ini turut memberikan peluang jasa perawatan mobil yang memiliki sifat padat karya.

Ia menegaskan, yang diperlukan saat ini adalah menyadari perkembangan tren dan sigap bersiap diri. "Saya optimistis dengan bakat yang kami punya, yang dimiliki Indonesia di sektor otomotif, saya yakin kita bisa garap peluang yang ada," pungkasnya.

IIMS 2018 diikuti oleh 38 merek kendaraan dan lebih dari 350 perusahaan. Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara IIMS 2018 menargetkan 525.000 pengunjung dengan target transaksi Rp3,3 triliun. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More