Promosi Asian Games belum Optimal

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Kamis, 19 Apr 2018, 02:15 WIB Olahraga
Promosi Asian Games belum Optimal

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

PROMOSI multiajang Asian Games 2018 dinilai belum optimal. Padahal pesta olahraga terbesar se-Asia yang digelar di Jakarta-Palembang tersebut tinggal menyisakan waktu empat bulan lagi.  Pernyataan itu disampaikan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, kemarin. Presiden berharap Panitia Penyelenggara Asian Games 2018  (Inasgoc) memaksimalkan waktu tersisa untuk mempersiapkan Asian Games ke-18 yang digelar pada 18 Agustus-2 September tersebut.

“Saya melihat terutama di sisi promosi untuk Asian Games ini, baik di media lokal maupun media internasional saya lihat berlum ada pergerakan yang signifikan,” kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas soal Asian Games 2018 di Istana Bogor,Rabu  (18/4).
Rapat terbatas kesembilan terkait dengan Asian Games 2018 langsung dipimpin Jokowi. Dalam rapat itu Presiden ingin memastikan sejauh mana persiapan Asian Games 2018, yang meliputi kesiapan arena, infrastruktur, dan fasilitas pendukung.

Dalam rapat itu Jokowi juga menanyakan persiapan teknis pelaksanaan dari acara pembukaan, pertandingan, hingga penutupan. “Juga persiapan atlet-atlet kita yang berlaga di Asian Games 2018,” ujar  Jokowi. Pada kesempatan yang samau, Ketua Inasgoc Erick Thohir mengakui sebagian besar dana Asian Games ke-18 tersedot untuk penyelenggaraan.

“Kalau kita lihat bujetnya dari Rp6,6triliun itu, hampir 90% ke penyelenggaraan, bukan di promosi. Karena ingat, dulu dari dana Rp8,7 triliun itu kan kita sudah menghemat hampir Rp6,6 triliun,” ujar Erick. “Nanti kita akan ada strategi khusus. Apalagi kita tahu bahwa ada Piala Dunia sebentar lagi. Jadi tidak mungkin tabrakan. Nanti kita akan presentasikan ke Presiden minggu depan,” tambah Erick.

Ikuti kejuraan dunia
Di sisi lain, tim balap sepeda Indonesia untuk disiplin BMX yang disiapkan dalam menghadapi Asian Games 2018 bakal menguji kemampuan pada dua kejuaraan dunia yang semuanya digelar di Eropa. “Memang benar, tim BMX akan turun di beberapa kejuaraan yang telah kami siapkan. Satu di Papendal, Belanda dan satu lagi di Zolder, Belgia,” kata Manajer Timnas Balap Sepeda Indonesia, Budi Saputra, di Jakarta, Rabu  (18/4).

Pada dua kejuaraan dunia tersebut, Indonesia mengirimkan tiga pembalap terbaik, yaitu I Gusti Bagus Saputra, Rio Akbar, dan Tony Syarifudin. Sebelum berangkat ke Eropa, ketiga pembalap itu telah menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Yogyakarta.
Tiga pembalap BMX Indonesia itu akan bertanding terlebih dahulu di kejuaraan dunia di Papendal, Belanda, pada 4-6 Mei. Satu pekan berikutnya, mereka bertanding di Zolder, Belgia.

Kendati waktu bertanding masih lama, tim BMX Indonesia telah berangkat lebih awal guna menjalani training camp (TC) di Prancis. “Mereka sudah berangkat Sabtu (14/4),” kata Budi Saputra yang saat ini mengawal tim down hill Indonesia yang menjalani pemusatan latihan di Melbourne, Australia.

Tim BMX Indonesia yang disiapkan untuk Asian Games 2018 berjumlah empat atlet, dengan satu di antaranya pembalap putri yakni Elga Kharisma Novanda. Namun, atlet asal Malang yang juga peraih medali emas SEA Games 2017 itu tak bisa ikut bertanding ke luar negeri karena dia tengah memulihkan cedera pinggulnya. (Pol/Ant/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More