Optimisme Ginting di tengah Ketatnya Persaingan

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Rabu, 18 Apr 2018, 18:56 WIB Olahraga
Optimisme Ginting di tengah Ketatnya Persaingan

Anthony Sinisuka Ginting---MI/Ramdani

Lawan-lawan tangguh telah menanti tunggal putra Indonesia di Kejuaraan Bulutangkis ASia (BAC) 2018. Hasil undian turnamen yang berlangsung di Wuhan, Tiongkok pada 24-29 April mendatang tersebut tidaklah menguntungkan bagi tim Merah Putih.

Jika berhasil mengalahkan Niluka Karunaratne (Srilanka) pada babak pertama, Anthony Sinisuka Ginting telah ditunggu unggulan kelima, Lee Chong Wei (Malaysia) dan Kidambi Srikanth (India) di perempat final. Begitu pula dengan Jonatan Christie yang langsung dihadang atlet Jepang yang tengah naik daun, Kazumasa Sakai di partai pembuka sebelum berjumpa dengan Ng Ka Long Angus unggulan kedelapan asal Hongkong di babak kedua. Nasib serupa juga dialami Ihsan Maulana Mustofa yang langsung berjumpa dengan unggulan kedua asal Korea Selatan, Son Wan Ho di babak pertama.

Meskipun peluang untuk melaju lebih jauh di BAC terbilang tipis, namun Ginting mengaku tetap optimis meraih hasil maksimal di BAC. Tak tanggung-tanggung, Juara Indonesia Masters 2018 dan Korea Open 2017 tersebut bertekad minimal menembus semifinal pada BAC tahun ini.

Apalagi, BAC akan menjadi ajang penilaian terakhir untuk bergabung dalam tim inti Piala Thomas 2018.

"Target pribadi 8 besar atau semifinal, kalau lihat drawing memang meskipun berat tetapi tetap engga ada yang mustahil. Saya engga terlalu mikirin drawing juga, jadi babak pertama dulu dilewati setelah itu tinggal berikutnya," ujar Ginting saat diwawancarai media di Pelatnas PBSI, CIpayung, Selasa (17/4).

Ini adalah kali pertama Ginting akan berhadapan langsung dengan pebulu tangkis senior, Lee Chong Wei. Kendati terbilang kalah pengalaman, Ginting tetap optimis dapat mengalahkannya.

"Chong Wei memang terkenal cepat dan permainan menyerangnya meskipun sekarang dia engga secepat dulu dan di beberapa pertandingan juga hasilnya engga sebagus dulu. Keuntungan bagi saya karena usia Chong Wei yang sudah senior tetapi jangan karena saya muda saya jadi buang-buang tenaga dan salah-salah sendiri di lapangan, apalagi Chong Wei sudah punya banyak pengalaman dan dia adalah salah satu pemain top pasti engga gampang mengalahkan dia," tandasnya.

Ginting sempat menderita cedera enkle dan lutut yang ia dapat saat bertanding di Prancis tahun lalu. Cedera tersebut sempat kambuh saat dirinya berpartisipasi di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Beregut 2018 yang merupakan kualifikasi Piala Thomas dan Uber pada Februari lalu.

Namun, Ginting memastikan kondisi cederanya saat ini sudah semakin membaik.

"Kondisi cedera engkle dan lutut saya sudah jauh lebih baik, ketika di All England masih sering tapping sekarang sudah bisa lepas dan pergerakannya juga sudah enak. Kalau di presentase sekarang sudah 80-90%," pungkasnya. (OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More