Kampung Akuarium Dulu Diratakan, Kini Dibangun Kembali, Entah Nanti

Penulis: Nicky Aulia Widadio Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 19:17 WIB Megapolitan
Kampung Akuarium Dulu Diratakan, Kini Dibangun Kembali, Entah Nanti

MI/MOHAMAD IRFAN
Warga Kampung Akuarium bersantai dan melakukan aktifitas pada shelter yang dibangun Pemprov DKI Jakarta di di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (15/4)

NASIB warga Kampung Akuarium, Jakarta Utara, berubah-ubah seiring kepemimpinan di Pemprov DKI Jakarta. Gubernur pendahulu, Basuki Tjahaja Purnama berencana membangun alun-alun dan plaza di Kampung Akuarium untuk menunjang penemuan benda cagar budaya di kawasan tersebut. Sementara Anies-Sandi kini ingin membangun kembali pemukiman warga di kawasan itu dalam bentuk rumah susun.

Rencana Anies untuk kembali membangun Kampung Akuarium dinilai Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bestari Barus elum menjadi suatu kepastian bagi nasib warga ke depannya. Sebab, tidak ada jaminan warga bisa selamanya menetap di kampung tersebut.

"Memang sampai kapan dia (Anies) jadi gubernur? Nanti kalau ada gubernur terpilih lagi bilang ini (pemukiman warga) nggak bisa di sini (Kampung Akuarium) lalu dibubarin lagi, warga sakit hati lagi," kata Bestari di DPRD DKI Jakarta, Selasa (17/4).

Menurut dia, semestinya Anies menata warga ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang telah disediakan. Penataan kembali Kampung Akuarium pun tentunya akan memakan biaya, mengingat dulu Pemprov DKI pula yang meratakannya untuk ditata menjadi kawasan cagar budaya.

"Lihat dulu tanah itu peurntukannya untuk apa. Itu kan trase, setelah jalan ada taman, tanggul, baru laut. Ngapain buat sesuatu yang temporer? Kan nanti harus ada biaya yang digelontorkan ke sana, lalu nanti dibubarin lagi. Saya kira masukkan ke rusun lah warga. Kan ada rusun yang sudah siap," tutur dia.

Sementara Walikota Jakarta Utara, Husein Murad tidak mau berkomentar soal langkah Pemprov DKI yang dulu meratakan Kampung Akuarium, namun kini membangun kembali.
"Dulu (waktu diratakan) kan saya belum di sini," ucap Husein.

"Ini bukan soal benar atau salah. Yang jelas warga di sana (Kampung Akuarium) itu kan harus diangkat harkat dan martabatnya, lebih dimanusiakan. Sasaran Pak Gubernur kan manusia. Sekarang mereka udah nyaman tuh di sana. Mereka happy kok dengan dibangunkan shelter, karena kan umumnya mereka mata pencahariannya terkait pantai dan laut. Mereka tidak ingin jauh-jauh," sambung Husein. (OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More