Wasit Impor Pimpin Laga Final IBL

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 19:25 WIB Olahraga
Wasit Impor Pimpin Laga Final IBL

ANTARA

PANITIA pelaksana kompetisi Liga Basket Indonesia (IBL) akan menggunakan wasit asing pada partai final IBL 2018 yang mempertemukan Pelita Jaya Basketball dan Satria Muda Pertamina yang dimulai Kamis (19/4) mendatang. Direktur Utama IBL Hasan Gazali mengatakan, pihaknya telah mengundang wasit asal Palestina untuk memimpin jalannya pertandingan.

Kehadiran wasit asing, menurut Hasan bertujuan agar kemenangan yang diraih oleh tim pemenang murni dari ketangguhan tim dan buka disebabkan oleh faktor teknis apapun.

"Wasit asing akan tiba besok dan kami akan mendiskusikan mengenap peraturan karena memang di luar pertandingan pasti ada sanksi yang berbeda yang diterapkan dari IBL dan FIBA. Kita harapkan dnegan adanya wasit asing ini bisa mendapat kepercayaan dari tim, ini sedikit perubahan saja karena kita mau di final, kemenangan atau kekalahan tidak disebabkan oleh faktor teknis lain," ujar Gazali saat konferensi pers jelang laga final IBL 2018 di Jakarta, Selasa (17/4).

Sementara itu, partai final kali ini merupakan ulangan final IBL musim lalu dimana juara bertahan Pelita Jaya akan ditantang oleh runner up Satria Muda Pertamina. Babak final dengan format best of three akan digelar di Britama Arena Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta pada Kamis (19/4) dan Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta, Sabtu (21/4). (A-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More