Sabang Marine Festival Dorong Segitiga Emas Pariwisata

Penulis: Dhika Kusuma Winata Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 18:39 WIB Humaniora
Sabang Marine Festival Dorong Segitiga Emas Pariwisata

Ist

SEBANYAK 22 kapal yacht dari berbagai negara bakal ambil bagian di Sabang Marine Festival (SMF) 2018. Ajang yang berlangsung di Sabang, Aceh pada tanggal 26-30 April mendatang itu akan menjadi sarana yang efektif mempromosikan Sabang sebagai destinasi marine tourism kelas dunia. Sekaligus juga mendorong pertumbuhan kawasan segitiga emas yaitu Indonesia-Malaysia-Thailand.

SMF bakal menempuh jalur pelayaran meliputi Sabang (Indonesia), Phuket (Thailand), dan Langkawi (Malaysia). Kegiatan SMF 2018 memasuki tahun ke-4. Acara bakal mengangkat tema Sabang Golden Marine Tourism Triangle.

"Ini menjadi momentum yang tepat bagi kerjasama tiga negara dalam hal marine tourism," kata Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Dwisuryo Indroyono Soesilo, didampingi Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) Sayid Fadhil dalam jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, kantor Kemenpar, Jakarta, Senin (16/4).

Menurut Indroyono, pemerintah menargetkan wisata bahari akan menyumbang kontribusi 4 juta wisatawan mancanegara (wisman). Sebanyak 500 ribu di antaranya diharapkan wisman kapal pesiar (cruise). Untuk perijinan masuknya kapal yacht dan pesiar, lanjutnya, kemudahaan pelayanan dilakukan mulai dari karantina, pelabuhan, imigrasi, bea dan cukai, serta administrator pelabuhan (QICP).

"Pelayanan QICP untuk event SMF 2018 dilakukan dalam kantor layanan satu pintu supaya lebih cepat," kata Indroyono.

Kepala BPKS Sayid Fadhil menambahkan melalui marine tourism, Sabang tahun ini menargetkan kunjungan 61 kapal yacht, 9 kapal pesiar, dan 6.210 penyelam dengan total wisman sebanyak 29 ribu. (OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More