KPK Minta Reward Pelapor Korupsi Dinaikkan

Penulis: Nurjiyanto Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 18:03 WIB Politik dan Hukum
KPK Minta Reward Pelapor Korupsi Dinaikkan

Ilustrasi

KETUA KPK Agus Rahardjo mendorong pemerintah agar dapat menambah reward bagi para pelapor tindak pidana korupsi. Hal itu dinilai penting agar partisipasi masyarakat dalam melaporkan dugaan tindak pidana korupsi bisa terus meningkat.

"Kami menyadari penindakan titik pangakal yg utama adalah laporan dari masyarakat. KPK telah memberikan 2x reward kepada pelapor. Untuk pelapor kalao bisa kita dorong reward-nya lebih besar jadi 1%," papar Agus.

Dalam PP No 71 Tahun 2000 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, reward bagi pelapor hanya sebesar 0,02% dari kerugian negara yang berhasil dikembalikan.

Peningkatan reward itu menurutnya dapat menjadi pemantik bagi masyarakat untuk lebih tergerak mau melaporkan dugaan tindak pidana korupsi ke KPK. Hingga saat ini Agus mengatakan sudah ada dua orang yang mendapatkan reward tersebut. Namun karena beberapa pertimbangan kerahasiaan identitas hal tersebut tidak dipublikasikan ke publik.

"Sepanjang ada kerugian negara, pelapor punyak hak 2/mil dari kerugian negara yang dikembalikan. Orang bisa menyembunyikan identitiasnya saat melapor yg penting ada 2 alat bukti dan valid jangan fitnah. Tapi nantikan pas dapet reward kan dibuka. Itulah kenapa tidak kami publikasikan," ujarnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More