Pembangunan Infrastruktur Butuh Inovasi

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 13:37 WIB Ekonomi
Pembangunan Infrastruktur Butuh Inovasi

ANTARA/DHEMAS REVIYANTO

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya inovasi teknologi dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur terutama jalan dan jembatan.

Pasalnya, dengan inovasi-inovasi teranyar, pembangunan akan dapat dilakukan dengan efektif dan lebih efisien.

“Dalam rangka keberlanjutan, harus ada inovasi teknologi dalam pembangunan. Itu harus diterapkan sejak perencanaan, pelaksanaan hingga pengoperasian,” ujar Basuki saat membuka Konferensi Regional Teknik Jalan (KRTJ) ke-14 di Hotel Mercure, Jakarta, Selasa (17/4).

Salah satu pembangunan infrastruktur yang mengedepankan inovasi terbaru saat ini ialah Jembatan Holtekamp di Papua. Jembatan dengan total panjang 732 meter dan lebar 21 meter itu dibangun jauh dari lokasi pengoperasian yakni di Surabaya, Jawa Timur.

“Ini jembatan lengkung bagian pertama yang begitu panjang yang dilakukan secara utuh pembangunannya di tempat lain, bukan di lokasi sesungguhnya,” ucapnya.

Tidak hanya pembangunannya saja yang inovatif, pengangkutannya pun dilakukan dengan cara yang luar biasa karena harus menempuh jarak lebih dari 3.200 kilometer.

“Kami pun bersinergi dengan BMKG untuk meminta bantuan prediksi cuaca dan gelombang laut agar pengiriman dapat dilakukan dengan aman,” terang Basuki.

Inovasi, lanjutnya, tidak hanya berpaku pada pembangunan saja, tetapi juga bisa diterapkan pada skema proyek infrastruktur. Seperti Tol Semarang-Demak yang dipaketkan dengan konstruksi tanggul di bagian utara Semarang sebagai upaya untuk menahan air rob.

"Jadi, selain membangun tol, kami juga bisa mengendalikan rob yang selama ini tanggulnya masih dibangun secara parsial," ujarnya.

Guna mendorong terciptanya inovasi-inovasi baru, Basuki pun menantang seluruh peserta konferensi yang hadir untuk dapat menghasilkan inovasi teknologi yang bukan sekedar hanya di atas kertas tetapi benar-benar dapat diterapkan dalam pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan.

Ia bahkan tidak ragu untuk memberikan apresiasi kepada siapa saja yang terbukti mampu menciptakan inovasi.

"Saya ingin menantang kalau ada inovasi baru yang bisa diterapkan dalam pembangunan jalan dan jembatan akan saya beri apresiasi khusus untuk berangkat konferensi internasional atau umorh," tandasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More