Prabowo Tak Menutup Pintu Untuk Cawapres Dari Militer

Penulis: Putri Anisa Yuliani Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 12:39 WIB Politik dan Hukum
Prabowo Tak Menutup Pintu Untuk Cawapres Dari Militer

ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA

PARTAI Gerindra tak menutup kemungkinan untuk mengusung sosok berlatarbelakang militer sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Politisi Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria menyebut pihaknya tak mendiskriminasi dari latar belakang tertentu. "Apapun latar belakangnya mau militer, sipil, akademisi, ulama, kami terbuka," kata Riza ketika dihubungi Media Indonesia, hari ini.

Menurutnya, meski akan menjadi sama-sama berlatarbelakang militer seperti Prabowo yang mantan komandan jenderal Kopassus, cawapres berlatarbelakang militer pun akan diterima jika memiliki kemampuan paling maksimal diantara kandidat lainnya.

Kemungkinan untuk menyandingkan mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo dengan Prabowo untuk Pilpres juga senantiasa terbuka.

"Dengan siapapun bisa. Asalkan memang kemampuannya baik dan bisa cocok, sesuai dengan Pak Prabowo," tukasnya.

Namun demikian, Gerindra menurut Riza belum menentukan bakal calon wakil presiden untuk Prabowo. Pihaknya sampai saat ini masih fokus untuk menggodok koalisi. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More