Rakernas UKS/M Kolaborasi Lintas Kementerian Cetak Pendidikan Berkualitas

Penulis: Syarief Oebaidillah Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 12:19 WIB Humaniora
 Rakernas UKS/M Kolaborasi Lintas Kementerian Cetak Pendidikan Berkualitas

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Usaha Kesehatan Sekolah dan Madrasah (UKS/M) ke 13 merupakan sinergi kolaborasi lintas kementerian yang diharapkan dapat mencetak pendidikan berkualitas.

"Rakernas yang kita gelar bersama ini sebagai sinergi kolaborasi produktif lintas kementerian khususnya empat kementerian sebagai lembaga yang berorientasi pada kesehatan guna mencetak pendidikan berkualtas melalui UKS/M," kata Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamarudin Amin saat membuka Rakernas UKS/M di Hotel Kartika Chandra, di Jakarta, tadi malam.

Acara tersebut dihadiri Plt Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Haris Iskandar, Sekretaris Ditjen Dikdasmen Kemendikbud Thamrin Kasman. Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kemenkes Kartini Rustandi mewakili Plt Ditjen Kesehatan dr. Pattiselanno Roberth Johan serta perwakilan Kementerian Dalam Negeri.

Kamarudin menyoroti gaya hidup generasi anak milenial dewasa ini yang cenderung menjurus tidak sehat dalam aktivitas rutin sehari hari. Misalnya jarang sarapan atau kalaupun sarapan sering mengkonsumsi makanan siap saji atau junkfood, kurang gerak karena berasik ria menggunakan smartphone atau gawai serta kecanduan bermain permainan game dan sebagainya.

"Kondisi ini akan dapat berkontribusi secara negatif turut mempengaruhi perilaku kurang sehat. Sementara kita semua berkomitmen memajukan masa depan wujudkan atau mencetak anak bangsa yang tidak hanya cerdas tetapi juga sehat," tegasnya.

Hemat dia, Rakernas UKS/M yang dilaksanakan empat kementerian dan lembaga menjadi salah satu langkah mewujudkan kesadaran genuine tentang cara hidup dan interaksi yang sehat.

Kamarudin mengutarakan di bawah pengelolaan Pendidikan Islam Kemenag terdapat sekitar 72 ribu madrasah dan raudhatul atfhal atau taman kanak kanak dengan 10 juta peserta didik. Potensi ini amat penting dan strategis dalam mencetak generasi bangsa. Namun ia mengakui lembaga pendidikan ini masih banyak menghadapi kendala dan tantangan dengan tenaga pengajar dan guru guru yang harus terus ditingkatkan dalam pelatihan dan kualitasnya.

Menutup sambutannya, Kamarudin Amin menyampaikan apresiasi pada Kemendikbud,Kemenkes dan Kemendagri yang telah berkolaborasi dengan baik di Rakernas ini. "Semoga aktivitas kita ini tidak hanya menjadi ladang ibadah juga menghasilkan langkah kongkrit yang positif, " pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More