Harga Cabai di Kupang Naik 100%

Penulis: Palce Amalo Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 11:37 WIB Nusantara
Harga Cabai di Kupang Naik 100%

ANTARA FOTO/Akbar Tado

HARGA cabai merah besar di pasar tradisional Kasih, Kelurahan Naikoten 1 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/4) bervariasi. Bahkan di sejumlah pedagang harga cabai naik mencapai 100% menjadi  Rp80.000 per kilogram (kg) dari harga sebelumnya Rp40.000 per kg.

"Saya membeli cabai dari produsen di Mataram Rp70.000 per kilogram dan menjualnya dengan harga Rp80.000 per kilgoram. Kenaikan harga sudah berlangsung selama tiga minggu terakhir dan kemungkinan akan naik lagi jelang hari raya," kata Okto Takloit, pedagang cabai di pasar tersebut.

Cabai ukuran sedang juga naik menjadi Rp40.000 per kg dari harga Rp35.000 per kg, dan cabai merah keriting naik dari harga Rp50.000 per kg menjadi Rp60.000 per kg. Menurut Okto, penaikan harga cabai juga dipicu berkurangnya pasokan cabai dari petani setempat ke pasar.

Pedagang lainnya, Kristo menjual cabai merah besar dengan harga Rp70.000 per kg dari harga sebelumya Rp60.000 per kg. Begitu pula cabai merah ukuran sedang dijual Rp70.000 per kg dari harga Rp50.000 per kg.

Selain harga cabai, harga bawang putih dan bawang merah juga mulai naik lantaran berkurangnya pasokan dari sentra produksi bawang seperti Kabupaten Rote Ndao dan Kupang.

Selfina Sae, pedagang bawang di pasar Naikoten 1, mengatakan harga harga bawang merah naik menjadi Rp25.000 per kg dari harga Rp20.000 per kg.

"Pasokan bawang berkurang sehingga pedagang terpaksa mendatangkan bawang dari luar daerah yang harganya mahal," kata dia.

Adapun bawang putih  naik mencapai Rp35.000 per kg dari harga Rp30.000 per kg.

Namun, harga bahan kebutuhan lainnya seperti daging sapi masih normal yakni Rp90.000 per kg, tomat dan kentang Rp20.000 per kg, buncis Rp15.000 per kg, daging ayam broiler Rp50.000 per ekor, dan daging ayam broiler ukuran kecil Rp40.000 per ekor.

Sementara itu, Staf Ahli Hubungan Internasional, Kementerian Perdagangan Dody Edward bersama tim pengendali inflasi daerah (TPID) Nusa Tenggara Timur mengunjungi sejumlah pasar tradisional, gudang sembako, pelabuhan bongkar muat, dan pasar modern di Kupang untuk memastikan ketersediaan stok dan kepatuhan terhadap harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan sehingga tidak melambung jelang perayaan hari besar keagamaan nasional (HBKN)

"Ada fluktuasi harga tapi kisarannya masih bisa dikatakan tidak begitu signifikan," kata Dody Edward kepada wartawan di sela-sela kunjungan ke pasar tradisional Kasih, Naikoten 1.

Menurutnya, jelang puasa, Kementerian Perdagangan ingin memastikan pasokan bahan kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang stabil. Dengan demikian, masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga wajar.

"Tidak perlu khawatir dan panic buying," ujarnya. (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More