Nono Sampono Dukung Daud Yordan Rebut Gelar WBO Intercontinental

Penulis: Anggi Tondi Martaon Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 11:03 WIB Politik dan Hukum
Nono Sampono Dukung Daud Yordan Rebut Gelar WBO Intercontinental

MI/Susanto
Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono

WAKIL Ketua DPD RI Nono Sampono mendukung upaya petinju Indonesia Daud Yordan untuk merebut kembali gelar juara WBO Intercontinental. Hal itu diungkapkan Nono saat bertemu Daud di Gedung Nusantara III Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (16/4).

 "Sebelumnya, ia kehilangan gelar ketika pertadingan dibatalkan,” ucap Nono.

Senator asal Provinsi Maluku itu memahami, perjuangan Daud meraih gelar juara tidak mudah. Jika memenangkan pertandingan melawan petinju asal Rusia Pavel Malikov, Daud selanjutnya harus menaklukkan atlet Ukraina atau Venezuela.

"Aset kita hanya ini (Daud). Saya berharap Daud bisa menang dan kembali juara,” tegas Nono.

Oleh karena itu, Nono sangat mendukung sepak terjang Daud di dunia tinju. Dia berharap, Daud mampu mengharumkan Indonesia di kancah tinju dunia.

“Kita patut bersyukur di tengah krisis prestasi Indonesia khususnya di tingkat dunia, muncul seorang anak bangsa bernama Daud dengan meraih prestasi dunia dalam olahraga tinju profesional,” kata Nono.

Adapun Daud mengungkapkan optimismenya untuk memenangkan laga melawan Malikov.

David mengaku yakin bisa memenangkan laga sebelum ronde ke-12. Karenanya, dia meminta doa dari seluruh warga Indonesia agar bisa tampil maksimal di Rusia.

“Saya optimistis menang pada pertandingan ini. Tidak sampai 12 ronde,” ujar Daud.

Keyakinan Daud itu bukan tanpa alasan. Dia telah melakukan serangkaian persiapan sejak Januari. "Saya juga sudah menjalani latihan sejak Januari lalu, di Madrid. Fisik dan teknik sudah saya jalani,” ujarnya. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More