Sandiaga ingin Pemprov DKI Bangun 25% dari Target 250 Ribu Hunian

Penulis: Nicky Aulia Widadio Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 10:39 WIB Megapolitan
Sandiaga ingin Pemprov DKI Bangun 25% dari Target 250 Ribu Hunian

ANTARA/Aprillio Akbar

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menginginkan Pemprov DKI Jakarta bisa membangun 20 hingga 25% dari total target penyediaan 250 ribu unit hunian dalam lima tahun ke depan. Sisanya akan dikerjakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta pihak swasta.

Target Sandiaga untuk Pemprov DKI tersebut berbeda dengan yang tertuang pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Pada pembahasan dengan anggota dewan, Pemprov DKI disepakati hanya akan membangun 14 ribu unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dalam lima tahun. Itu pun 7 ribu unit di antaranya telah siap huni pada tahun ini lantaran dibangun sejak 2016 lalu.

Saat itu pula, Pemprov DKI tidak membangun rumah susun sederhana mini (rusunami) berkonsep DP Rp0 menggunakan APBD. Rusunami akan dibangun oleh BUMD, BUMN, hingga swasta.

“Jadi ini lagi dibentuk dan diharap 20 sampai 25% yang Pemprov bisa fokuskan untuk membangun,” kata Sandiaga, Senin (16/4) malam.

Sandiaga optimistis target itu bisa terpenuhi mengingat ada banyak pengembang yang menyatakan berminat membangun unit rumah DP Rp0. Pemprov DKI akan menyiapkan lahan dan skema pembiayaannya bagi masyarakat.

“Ingat ada 21 pengembang di REI yang menyatakan siap bergabung di program rumah DP Rp0. Jadi mungkin ada sekitar 75 sampai 85% yang akan dibangun oleh dunia usaha, BUMD, BUMN dan juga ada beberapa yang sudah menandatangani,” jelas Sandiaga.

Terkait target-target yang dibahas di dewan, Sandiaga menilai ada simpang siur informasi terkait rencana realisasi penyediaan 250 ribu unit hunian.

“Ini simpang siurnya luar biasa karena banyak yang statement. Saya tadi sudah sepakat sama Pak Anies satu minggu ke depan beliau kebetulan tidak di tanah air. Statement tentang DP Rp0 ini hanya bisa diotorisasi oleh saya yang sampaikan statement-nya,” ucap dia. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More