Cita Politik Nuraniku untuk Edukasi Politik

Penulis: SM/P-1 Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 09:50 WIB Polkam dan HAM
Cita Politik Nuraniku untuk Edukasi Politik

MI/SUSANTO
Ketua DPW Partai NasDem Banten Iwan Iriawan didampingi Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya (kiri) dan Sekjen DPD Partai NasDem Kota Tangsel Indah Dewi Damayanti (kanan) menyerahkan buku kepada Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany (kedua dari kan

UNTUK memberikan pembelajaran tentang politik di Indonesia, khususnya Banten, Ketua DPW NasDem Banten Wawan Iriawan meluncurkan buku keempatnya yang berjudul Cita Politik Nuraniku di Kantor DPD NasDem Banten, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, kemarin sore.

Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany.

"Saya berterima kasih kepada Ibu Airin Rachmi Diany. Selain hadir dan menyaksikan launching buku biografi saya, juga telah memberikan kata pengantar di dalamnya," Kata Wawan yang didampingi pengurus NasDem Pusat dan Tangerang Selatan di hadapan para kader NasDem seluruh Banten.

Menurut Wawan, buku yang telah dibuatnya setebal 126 halaman itu sangat berarti bagi masyarakat untuk mengenal politik dan cita-cita pribadinya dalam membangun restorasi di Indonesia, khususnya Banten.

"Ini bagian dari penyebarluasan informasi dan edukasi politik. Semoga buku ini menjadi bacaan politik yang menyenangkan untuk masyarakat di Banten," kata Wawan yang di tahun 2019 akan maju sebagai calon legislatif untuk DPR.

Di buku keempatnya itu, selain mengenalkan dirinya yang dilahirkan di Pandeglang, Banten, juga perjalanan hidupnya sebelum terjun di politik.

Awalnya, Wawan yang berprofesi sebagai pengacara tidak paham soal politik.

Namun, setelah mengenal Surya Paloh yang dianggapnya sebagai sosok negarawan yang memiliki visioner untuk membangun Indonesia yang lebih maju, ia mau belajar dan mengenal politik.

"Pak Surya Paloh idola saya. Dia sangat luar biasa, sehingga saya yang awalnya profesional mengerti dan terjun ke politik karena Pak Surya Paloh," katanya.

Airin Rachmi Diany yang berkesempatan menorehkan kata pengantar di buku keempat Wawan mengatakan, buku Cita Politik Nuraniku sangat inspiratif dan mengenalkan lebih dalam kepada sosok Wawan sebagai manusia biasa.

"Saya melihat Kakak Wawan tampil tidak hanya sebagai politikus, namun dilukiskan secara utuh sebagai manusia. Meskipun pada akhirnya harus terjun ke dunia politik sebagai seruan jiwa dan darah yang mengalir dari leluhurnya. Itulah suatu pengabdian kepada bangsa dan Tanah Airnya," kata Wali Kota Tangsel dua periode ini. (SM/P-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More