Eko Yuli Kelola Latihan Agar tidak Cedera

Penulis: Antara Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 09:06 WIB Olahraga
Eko Yuli Kelola Latihan Agar tidak Cedera

ANTARA/FANNY OCTAVIANUS

EKO Yuli Irawan, atlet Asian Games 2018 untuk cabang angkat besi saat ini tengah mengelola latihannya agar jangan sampai cedera.

"Sempat cedera namun sekarang sudah pulih. Sekarang ritme latihan harus dijaga sampai nanti siap dalam Asian Games 2018," kata Eko, peraih medali perak dalam Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Selasa (17/4).

Menurut Eko, untuk cabang angkat besi selain latihan teratur juga wajib menjaga berat badan agar masuk ke dalam kelas yang dipertandingkan.

Eko mengatakan untuk menjaga agar berat badan masuk dalam kelas ditargetkan maka asupan makanan harus dijaga.

"Paling penting mengurangi makanan dan minuman manis," ujar dia.

Menurut dia, untuk cabang angkat besi menu yang dikonsumsi meliputi roti, telur, daging/ ayam, serta menggantikan nasi putih dengan nasi merah, dan nutrisi tambahan lainnya.

"Tantangan terberat menghadapi Asian Games 2018 bagaimana menjaga berat badan tetapi stamina harus tetap prima," jelas atlet yang masa kecilnya justru hobi sepak bola.

Peraih medali emas SEA Games 2007, 2009, 2011, dan 2013 itu berharap dapat memberikan kontribusi terbaiknya untuk mengharumkan nama Indonesia.

Eko juga merupakan atlet yang dipilih menjadi duta Tim Indonesia yang bertugas mempromosikan dan membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga dan mendukung performa atlet-atlet Indonesia di ajang nasional dan internasional.  (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More