Areal Penanaman Kedelai di Kulonprogo Meluas

Penulis: Agus Utantoro Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 08:35 WIB Nusantara
Areal Penanaman Kedelai di Kulonprogo Meluas

ANTARA/PRASETIA FAUZANI

LUAS areal penanaman kedelai di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, tahun ini mengalami kenaikan lebih dari 1.500 hektare  dibanding tahun sebelumnya.

Pada 2018 ini, luas areal tanaman kedelai mencapai 2.634 hektare dibanding tahun sebelumnya yang hanya pada kisaran 500 hektare hingga 1.000 hektare saja.

Kasi Produksi Tanaman Pangan Bidang Tanam Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulonprogo Wazan Mudzakir, Senin (16/4), mengatakan peningkatan lahan kedelai ini tidak lepas dari program penambahan areal tanam baru (PATB) seluas 134 hektare. Menurut dia, tanam kedelai ini menempati jadwal April-Mei.

Dikatakannya, areal penanaman kedelai di Kecamatan Nanggulan seluas 985 hektare, Kalibawang 400 hektare, Galur 600 hektare, Lendah 350 hektare, Panjatan 100 hektare, Girimulyo 65 hektare, dan Sentolo 400 hektare.

"Sedangkan PATB kedelai seluas 134 hektare tersebar di Kecamatan Sentolo seluas 17 hektare, Panjatan seluas 55 hektare, Pengasih seluas 25 hektare, dan Nanggulan seluas 37 hektare," ujarnya.

Guna mendukung penanaman kedelai itu, Pemkab Kulonprogo memberikan bantuan sarana produksi sebesar Rp952.000 per hektare untuk pengadaan pupuk organik dan benih. Bantuan tersebut, imbuhnya, diberikan melalui kelompok petani.

"Kami mengimbau petani menggunakan benih bersetifikat dan mengecek daya tumbuh benih," ungkapnya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More