Saluran Irigasi Kalibawang Ditutup Sementara

Penulis: Agus Utantoro Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 08:19 WIB Nusantara
Saluran Irigasi Kalibawang Ditutup Sementara

ANTARA/DEDHEZ ANGGARA

SETIDAKNYA 1.632 hektare lahan persawahan di Kabupaten Kulonprogo akan terdampak penutupan sementara saluran irigasi Kalibawang selama 3,5 bulan mulai 15 April hingga akhir Juli 2018 ini.

Kasi Produksi Tanaman Pangan Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Wazan Mudzakir, Senin (16/4), mengatakan penutupan itu dilakukan  karena adanya perawatan dan perbaikan jaringan irigasi Kalibawang.

Ia mengatakan kebanyakan persawahan yang terkena dampak berada di Kecamatan Sentolo.

"Kami sudah melalukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penutupan jaringan irigasi Kalibawang ini," katanya.

Menurut dia, dengan dimatikan jaringan sistem irigasi Kalibawang maka lahan seluas 3.936 hektare di wilayah Kulonprogo tidak mendapat air.

Jaringan sistem irigasi Kalibawang meliputi Kejuron atau Gabungan P3A Papah, Donomulyo Hilir, wilayah Kejuron/GP3A Pekik Jamal Kiri, dan Pekik Jamal Kanan.

Namun, untuk wilayah Kejuron/GP3A Pekik Jamal Kiri dan Pekik Jamal Kanan mendapat pasokan air dari Waduk Sermo sehingga bisa melakukan tanam.

Sedangkan Kejuron atau Gabungan P3A Papah dan Donomulyo Hilir dengan luas lahan 1.632 hektare sama sekali tidak mendapat pasokan air.

Para petani di daerah irigasi Papah, Penjalin Hilir, dan Donomulyo Hilir diimbau pada musim tanam kedua, tidak menanam padi. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More