Kawauchi dan Linden Cetak Sejarah di Maraton Boston

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 06:40 WIB Olahraga
Kawauchi dan Linden Cetak Sejarah di Maraton Boston

Yuki Kawauchi--AFP/RYAN MCBRIDE

YUKI Kawauchi menjadi pelari Jepang pertama dalam tempo 31 tahun yang berhasil menjadi juara Maraton Boston sementara Desiree Linden menjadi perempuan Amerika Serikat (AS) yang menjadi juara sejak 1985.

Keduanya menjadi juara saat kondisi Maraton Boston tidak ideal. Lomba tahun ini dilakukan saat suhu terdingin sepanjang 30 tahun dengan angin kencang dan hujan turun sepanjang pertandingan.

"Bagi saya, itu merupakan kondisi terbaik," ujar Kawauchi.

Kawauchi menyalip juara bertahan Geoffrey Kirui asal Kenya di dua kilometer sebelum finis untuk mengakhiri lomba dalam tempo 2 jam, 15 menit, dan 58 detik.

"Ini adalah hari terbaik sepanjang hidup saya. Ini adalah Maraton Boston, lomba lari terbaik di dunia," imbuh Kawauchi.

Kawauchi menjadi pelari Jepang pertama yang menjadi juara di Maraton Boston sejak Toshihiko Seko pada 1987.

Adapun Linden masuk finis dengan catatan waktu 2 jam, 39 menit, dan 54 detik. Terakhir kali perempuan AS menjadi juara di Maraton Boston ialah 33 tahun lalu oleh Lisa Larsen Weidenbach. (AFP/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More