DKI Diminta Bantu Atasi Vila Liar di Puncak

Penulis: Nic/Ant/X-6 Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 09:50 WIB Megapolitan
DKI Diminta Bantu Atasi Vila Liar di Puncak

MI/Bary Fathahilah

PEMERINTAH Kabupaten Bogor mengajukan permohonan dana bantuan keuangan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk penanganan banjir di kawasan hulu. Salah satu yang menjadi prioritas ialah penertiban vila liar yang berada di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Bupati Bogor Nurhayati seusai Rapat Kerja Kepala Daerah Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur (Jabodetabekjur) bersama Gubernur DKI Anies Baswedan.

Namun, item dari permohon-an bantuan keuangan ini baru akan dibahas lebih lanjut. Pada tahun anggaran 2018, Pemkab Bogor disebut menerima dana Rp11 miliar untuk sejumlah kegiatan penanganan banjir, antara lain untuk angkutan sampah, jaring-jaring sampah, reboisasi, dan penghijauan.

"Dananya ada bantuan dari gubernur (DKI), ada dari pemerintah pusat. Dari gubernur Rp11 miliar itu kecil sekali. Makanya untuk 2019 kita dorong lagi dengan kepemimpinan beliau sebagai Ketua BKSP," kata Nurhayati di Balai Kota DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pemkab Bogor juga akan memprioritaskan penertiban vila-vila liar yang berdiri di atas daerah resapan air di kawasan Bogor. Nurhayati mengakui pada tahun lalu pihaknya belum menindaklanjuti vila-vila tersebut. Saat ini, pihak pemkab masih menginventarisasi menyangkut kepemilikan tanah di kawasan itu. Pelaksanaan pembongkaran vila liar menjadi salah satu poin yang diajukan dari dana bantuan keuangan ke Pemprov DKI.

"Iya, sampai ke sana (pembongkaran vila liar) nanti. Kan sekarang sudah dirumuskan. Tapi inventarisasi sedang kami data ulang. Kami mengajukan (dana pembongkaran) di dalamnya," kata Nurhayati.

Selain itu, penanganan banjir di hulu dilaksanakan dengan membangun jaring sampah apung di 13 titik. Tujuannya agar sampah tersebut tidak mengalir hingga Jakarta.

Saat ini, rencana pemerintah pusat membangun waduk di Ciawi dan Sukamahi masih terkendala masalah dana untuk pembebasan lahan.

Sebelumnya, dalam suatu kesempatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan akan mendukung rencana Pemkot Bogor untuk menambah jumlah kolam retensi sebagai salah satu upaya pengendalian banjir Jakarta di wilayah hulu. "Saya menyambut baik apa yang dikerjakan oleh Wali Kota Bogor, dan kita akan dukung terus," kata Anies.

Ia juga menyebutkan sesegera mungkin akan bertemu dan duduk bersama dengan kota-kota satelit termasuk Kota Bogor untuk menyampaikan rencana terkait pengendalian banjir Jakarta.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More