Macet Jadi Momok Asian Games

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 06:00 WIB Olahraga
Macet Jadi Momok Asian Games

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

PANITIA Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) berharap pembangunan light rail transit (LRT) di Jakarta tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan Asian Games saat pertandingan berlangsung pada 18 Agustus-2 September. Sebabnya, selama ini pembangunan trek LRT menyebabkan penyempitan jalan yang berujung pada kemacetan di Ibu Kota.

Sekretaris Jenderal Inasgoc, Eris Heryanto, mengatakan, jika pembangunan LRT belum selesai saat Asian Games berlangsung, pemerintah harus menemukan solusi agar mobilisasi atlet dan ofisial tidak terganggu oleh kemacetan.

"Kita tentu mengharapkan di jalan-jalan yang selama ini ada pengalihan, penutupan, dan pengurangan jalur itu bisa dibuka kepada kita saat Asian Games berlangsung agar proses transportasi lancar dan sesuai kebutuhan. Kita sudah pikirkan semuanya. Adanya gangguan lalu lintas atau tidak, rekayasa dan lain-lain kita sudah mulai menyiapkannya dari awal. Karena itu, kita lihat saja nanti perkembangannya seperti apa. Yang jelas harus sesuai dengan keinginan kita," ujar Eris kepada Media Indonesia, di Jakarta, Senin (16/4).

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku pesimistis LRT siap digunakan saat Asian Games 2018. Setelah bertemu dengan PT Adhi Karya untuk membahas proyek LRT pada Rabu pekan lalu, Kalla mengatakan pembangunan LRT masih menemui sejumlah masalah sehingga dipastikan tak akan siap digunakan pada saat Asian Games berlangsung pada Agustus.

Dalam menanggapi hal tersebut, Eris mengakui pihaknya belum mendapat pembaruan seputar pembangunan LRT. Menurut Eris, belum selesainya fasilitas LRT sesungguhnya tak berpengaruh pada atlet dan ofisial yang memang akan menggunakan fasilitas kendaraan dari Inasgoc.

Terima anggaran
Kementerian Pemuda dan Olahraga menyatakan anggaran panitia penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc) sudah dicairkan. Anggaran Rp826 miliar itu sudah disetorkan ke rekening Inapgoc pada akhir pekan lalu dan berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara.

"Untuk tahap pertama itu sudah dicairkan. Anggaran diberikan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan," kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto di Jakarta, kemarin.

Gatot menjelaskan anggaran tambahan untuk Inapgoc akan diberikan Kementerian Keuangan melalui Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN). Pada Februari, Gatot menjelaskan Inapgoc akan mendapatkan tambahan anggaran Rp700 miliar sebagai komitmen Kementerian Keuangan.

Ketua Inapgoc membenarkan anggaran sudah diterima sesuai dengan pernyataan Gatot. Selain itu, Inapgoc telah melaporkan penggunaan anggaran tahun lalu yang mencapai kurang lebih Rp60 miliar dari alokasi anggaran Rp86 miliar kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Kami pun telah mengembalikan anggaran sebesar Rp24 miliar kepada negara," ujar Okto.

Inapgoc, kata Okto, telah mengajak para delegasi asing untuk meninjau sejumlah arena dan wisma atlet. Umumnya mereka menyatakan puas dengan persiapan yang dilakukan Indonesia.

(R-2)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More