Gertak Taiwan, Xi Gelar Latihan Perang

Penulis: AFP/Ire/I-3 Pada: Senin, 16 Apr 2018, 21:43 WIB Internasional
Gertak Taiwan, Xi Gelar Latihan Perang

AFP

PRESIDEN Tiongkok Xi Jinping mengirim pesan tentang ketidaksukaannya terhadap hubungan yang semakin erat antara Amerika Serikat (AS) dan Taiwan. Sebagai bentuk protes Tiongkok, Xi memerintahkan latihan perang di Selat Taiwan.

Latihan yang akan diadakan pada Rabu (18/4) menandai pertama kalinya Angkatan Laut Tiongkok menggelar latihan dengan peluru di selat itu sejak September 2015 menjelang pemilihan presiden di Taiwan.

Sebelum pemilihan tersebut, hubungan kedua negara tergolong harmonis, terutama setelah Xi bertemu dengan Presiden Taiwan, Ma Ying-jeou.

Pertemuan itu menjadi catatan penting karena pertama dalam sejarah pemimpin kedua negara bertemu. Namun, sejak itu ketegangan antara Tiongkok dan Taiwan tidak mereda di bawah penerus Ma, yaitu Presiden Tsai Ing-wen.

Belum lagi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencari celah hubungan baru dengan pemerintahan Tsai dengan menandatangani dua kesepakatan dalam sebulan terakhir untuk mempererat hubungan bilateral.

Salah satu yang disepakati AS-Taiwan yang membuat Tiongkok berang ialah pembukaan akses kunjungan resmi lebih banyak.

"Tiongkok ingin menyoroti angkatan laut Tiongkok selalu siap. Kedua, ini tanda bagi pemerintah di Taipei, Anda sebaiknya tidak pergi lebih jauh," kata Collin Koh, peneliti di Sekolah Keamanan Maritim dari Studi Internasional Studi Maritim, S Rajaratnam Program.

Latihan yang direncanakan antara lain unjuk kekuatan besar-besaran oleh Angkatan Laut PLA pada 10 dan 11 April yang menjadi latihan militer terbesar di Laut China Selatan.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More