Homestay Dukung Wisata Babel

Penulis: (RF/Pun/S-1) Pada: Selasa, 17 Apr 2018, 03:30 WIB Ekonomi
Homestay Dukung Wisata Babel

MI/Rendy Ferdiansyah

DUKUNGAN para pengembang yang tergabung dalam asosiasi Realestat Indonesia (REI) terhadap keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sektor pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tak hanya dalam tataran konsep properti pariwisatanya.
Agar tetap membumi, para pengembang itu juga turut membangun dari ekonomi dasarnya, yakni ekonomi masyarakat. Salah satunya dengan cara membangun atau membedah rumah bagi masyarakat yang kurang mampu. Itulah alasan dalam seremoni HUT ke-46 REI di Babel, kegiatan bedah rumah juga menjadi salah satu rangkaian program.

Menteri Pariwisata Arief Yahya hadir dalam kesempatan itu untuk meninjau lokasi bedah rumah sekaligus meresmikan rumah milik Ibu Soleha yang termasuk program bedah rumah besutan REI, di lingkungan Rambak Kelurahan Jelitik, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Jumat (13/4).

Menurut Menpar, apa yang dilakukan REI merupakan contoh bagus karena mereka membangun desa pariwisata terlebih dahulu sebelum mengembangkan properti di KEK. "Langkah yang dilakukan REI sangat bagus karena sebelum dibangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) maka yang harus terlebih dahulu dibangun adalah ekonomi masyarakat," kata Menpar seraya menjabat tangan Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata dan Ketua DPD REI Babel Thomas Jusman yang mendampinginya.

Ia berharap program bedah rumah tersebut dapat menjadi pionir pengembangan homestay bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Keberadaan homestay tentu akan mendukung konsep pariwisata yang diinginkan dalam KEK.

Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata juga mendukung keinginan menteri dan Gubernur Babel untuk mengembangkan homestay. "Ketika nanti wisata Babel berkembang, jumlah wisatawan meningkat pesat, tentu saja homestay-homestay yang dikelola masyarakat juga akan sangat dibutuhkan."

Selain peresmian program bedah rumah, REI juga menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada sembilan kepala keluarga, empat di antaranya termasuk kegiatan bedah rumah. Penyerahan sertifikat dilakukan Kakanwil BPN Babel mewakili Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil yang berhalangan hadir. (RF/Pun/S-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More