Sandiaga Akui Ada Calo Tenda PKL Tanah Abang

Penulis: Nicky Aulia Widadio Pada: Senin, 16 Apr 2018, 17:34 WIB Megapolitan
Sandiaga Akui Ada Calo Tenda PKL Tanah Abang

MI/Ramdani
Pedagang kaki lima berjualan di tenda pada salah satu sisi Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (22/12).

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tidak menampik adanya calo tenda pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dia mengatakan tindakan tersebut tidak bisa ditoleransi.

"Kita baru tahu kalau tenda tenda di Tanah Abang kan ternyata sekarang baru terbuka, bahwa selama ini diam-diam semua ada praktek saling menjual hak atas lahan tersebut itu yang tidak ingin," kata Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Senin (16/4).

Menjelang bulan Ramadhan, tenda tersebut diperjualbelikan dalam rentang Rp3 juta hingga Rp20 juta. Sandiaga mengaku baru mengetahui perihal ini dari seorang pedagang yang tidak mendapatkan tenda.

"Kita harus saling mengawasi, tidak boleh ada toleransi. Itu yang tidak kita inginkan," tegas dia.

Sandi menuturkan dirinya akan meninjau ulang peruntukan tenda yang diberikan gratis kepada PKL tersebut pada penataan tahap kedua penataan Tanah Abang nanti. Semestinya Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan lah yang memungut retribusi.

"Untuk tahap kedua kami akan review ulang. Kami akan pastikan bahwa mereka, Pemerintah Provinsi saja yang mengambil. Kalau misalnya terjadi lagi seperti itu kan ini udah berulang kali. Kami tidak akan kompromi, kami pastikan biar nanti dinas UMKM saja yang mungut retribusinya," tutur Sandiaga.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta, Irwandi mengaku sudah menelusuri informasi itu. Namun, dia tidak mendapat bukti kuat atas dugaan itu.

"Yang memberi tahu juga tidak kasih tau siapa nama yang menjual dan tidak ada serah terima. Kalau kita laporkan ke polisi dan tidak tahu namanya ya gimana," kata Irwandi saat dihubungi.

Ia juga mengaku sudah menelusuri dan bertanya ke sejumlah pedagang. Namun, tidak ada yang mengaku.

"Sudah (ditanya) tapi nggak ada yang mengaku. Saya tanya premannya katanya jangan fitnah karena belum ada bukti yang pas," ujarnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More