Gunung Rinjani Ditetapkan Jadi Unesco Global Geopark

Penulis: Dhika Kusuma Winata Pada: Senin, 16 Apr 2018, 14:16 WIB Humaniora
Gunung Rinjani Ditetapkan Jadi Unesco Global Geopark

MI/Palce Amalo

KAWASAN Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat (NTB) ditetapkan menjadi geopark dunia. Rinjani ditetapkan sebagai geopark dunia dalam sidang Unesco Executive Board, Kamis (12/4), di Paris, Prancis.

Penyerahan piagam sebagai anggota baru geopark dunia itu akan digelar di Italia, September mendatang.

General Manager Geopark Rinjani, Chairul Mahsul, berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pencapaian Rinjani sebagai geopark dunia tersebut.

Menurutnya, kawasan Gunung Rinjani bakal terus dipromosikan ke masyarakat internasional dengan harapan bisa berimbas positif pada sektor pariwisata NTB.

"Dengan masuknya Gunung Rinjani menjadi Unesco Global Geopark tentu menjadi ajang promosi yang efektif terutama bagi sektor kepariwisataan NTB. Tentunya, akan semakin banyak wisatawan internasional yang tertarik untuk berkunjung Gunung Rinjani," ujar Chairul.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal menyambut positif penetapan tersebut.

"Kalau sudah begitu, porter, masyarakat yang punya homestay, kuliner, dan sektor transportasi semuanya bisa semakin hidup dan menimbulkan efek domino," ujar Faozal.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan pengakuan dunia terhadap destinasi wisata Tanah Air bisa semakin menaikkan pamor Indonesia. Penetapan ini juga diharapkan meningkatkan kujungan wisatawan ke NTB.

"Tiongkok maupun Korea berhasil mengembangkan geopark. Tiongkok berhasil mengembangkan Yuntaishan Geopark semula hanya dikunjungi 200 ribu wisatawan, meningkat menjadi 1,25 juta wisatawan dengan perolehan devisa sebesar US$90 juta," imbuhnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More