Jatim Kerahkan Kekuatan Penuh di Festival Akuatik Indonesia

Penulis: Budi Ernanto Pada: Senin, 16 Apr 2018, 08:54 WIB Olahraga
Jatim Kerahkan Kekuatan Penuh di Festival Akuatik Indonesia

ANTARA FOTO/Feny Selly

FESTIVAL Akuatik Indonesia 2018 akan resmi dimulai pada Senin (16/4) hingga enam hari ke depan di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). Sebagai tuan rumah, Jawa timur menyatakan bakal menurunkan kekuatan penuh di ajang tersebut.

Pengprov PRSI Jatim optimistis pasukannya dapat meraih hasil maksimal.

"Sebagai tuan rumah, kami harus bisa memberikan yang terbaik, baik dalam segi penyelenggaraan maupun prestasi,” tutur Wakil Ketua Pengprov PRSI Jawa Timur Herlambang Wijaya dalam keterangan resmi, Senin (16/4).

Herlambang mengatakan sejumlah perenang andalan yang akan diturunkan oleh PRSI Jawa Timur adalah Ressa Kania Dewi, Patricia Yosita, Adinda Larasati Dewi, dan Nurul Fajar Fitriani. Lalu di kelompok putra, ada Indra Gunawan dan Glen Victor Sutanto.

PRSI pusat mengatakan bahwa Festival Akuatik Indonesia akan diikuti total 701 atlet dari 30 Provinsi. Dalam perhelatannya yang kedua, ada empat kelas yang dipertandingkan, yakni renang (16-19 April di Kolam Renang KONI Jatim, Surabaya), renang artistik (16-18 April di Kolam Renang Sendang Delta, Sidoarjo), loncat indah (18-21 April di Kolam Renang Graha Resident, Surabaya), dan (polo air 19-22 April di Kolam Renang Sendang Delta, Sidoarjo).

Selain kelompok umur, ajang itu merupakan ini uji coba dalam negeri para atlet nasional yang akan bertanding sebelum terjun di Asian Games 2018.

Saat ini, mereka dalam masa persiapan sebelum menuju puncaknya di Asian Games 2018. Kemudian, ajang kejurnas renang ini juga menjadi ajang promosi degradasi buat pemusatan latihan nasional yang dipersiapkan ikut Asian Games. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More