PSSI Optimistis Laga Persija-Persib di SUGBK akan Berlangsung Aman

Penulis: Antara Pada: Senin, 16 Apr 2018, 07:43 WIB Sepak Bola
PSSI Optimistis Laga Persija-Persib di SUGBK akan Berlangsung Aman

ANTARA/MOHAMMAD AYUDHA

PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yakin laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 2018, yang rencananya berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (28/4) akan berjalan aman.

Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono merasa cukup optimistis dengan hal itu setelah melihat kedua tim memiliki kesepahaman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Ini masalah kesepahaman dan kedewasaan manajemen masing-masing klub bagaimana mengelola pertandingan itu dengan baik," ujar Joko ketika
dihubungi, Minggu (15/4) malam.

Joko mengakui rekam jejak pertemuan Persija dan Persib beberapa kali diisi pengalaman kelam. Namun, dia menyebut soal itu bukan alasan untuk khawatir berlebihan.

Menurut dia, permasalahan dalam sepak bola harus dihadapi, bukan dihindari.

"Sepak bola tidak boleh kalah dari semua kesulitan. Industri sepak bola harus tumbuh dan berkembang," tutur Joko.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) itu menyadari bahwa tidak mudah menaklukkan hambatan-hambatan itu.

Sebagai contoh, ketika baik PSSI maupun operator Liga 1 PT Liga Indonesia Baru (LIB) berusaha keras menekan angka kerusuhan dalam pertandingan sepak bola pada 2018, tetap saja terjadi kejadian seperti kala Arema FC berhadapan dengan Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 2018 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (15/4).

Pertandingan yang berakhir imbang 2-2 tersebut dihentikan pada detik-detik terakhir menjelang usai setelah terjadi lemparan-lemparan botol disusul masuknya suporter ke lapangan.

"Memang perlu usaha khusus untuk mengamankan laga-laga sarat dengan masa lalu yang penuh tantangan," kata Joko. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More