Penantian Putri Jakarta Pertamina Energi Berakhir

Penulis: (AU/R-1) Pada: Senin, 16 Apr 2018, 00:45 WIB Olahraga
Penantian Putri Jakarta Pertamina Energi Berakhir

ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

PENANTIAN tim putri Jakarta Pertamina Energi selama dua tahun terakhir untuk menjadi yang terbaik di ajang Proliga akhirnya berakhir. Tim besutan Muhamad Anshori itu memastikan diri menjadi kampiun Proliga 2018 setelah menekuk Bandung Bank BJB Pakuan di grand final, kemMinggu (15/4).

Dalam laga di GOR Among-rogo Yogyakarta, Pertamina Energi menang tiga set langsung (25-20, 25-18, 25-17). “Setelah sebagai runner-up pada 2016 dan 2017, penantian selama dua tahun terakhir akhirnya terbayar tahun ini,” kata Manajer Tim Jakarta Pertamina Energi Widi Triyoso seusai pertandingan.

Menurutnya, kesuksesan tim tak lepas dari tangan dingin pelatih Anshori yang mampu meramu seluruh kemampuan pemain sehingga bisa mengatasi seluruh lawan yang dihadapi. “Kami juga menjaga agar pemain selalu memiliki stamina yang baik. Sampai saat grand final, tidak ada pemain kami yang cedera,” ujarnya.

Saat menghadapi Bandung Bank BJB Pakuan, putri Pertamina Energi tampil mendominasi. Novia Andriyanti dan kawan-kawan tidak memberi kesempatan lawan untuk mengembangkan permainan.    

“Kami selalu berusaha menampilkan permainan yang terbaik, mengeluarkan seluruh energi yang kami miliki. Kemenangan kali ini pun sudah sangat ditunggu-tunggu. Hari ini adalah harinya Jakarta Pertamina Energi,” tutur Novia.

Di sektor putra, gelar juara diraih Surabaya Bhayangkara Samator. Surabaya Samator menang atas Palembang Bank Sumselbabel dengan skor 3-1 (25-22, 26-16, 23-25, 30-28). Itu menjadi gelar kelima Surabaya Samator di ajang Proliga setelah merebutnya pada 2007, 2009, 2014, dan 2016.

Pelatih Surabaya Bhayangkara Samator Ibarsyah mengatakan kunci kemenangan timnya ada pada tiga faktor, yaitu penguasaan receive bola pertama, servis, dan blok. “Ketiga faktor itu merupakan faktor penting untuk bisa meraih poin. Ini yang terus diasah dari putaran pertama hingga babak grand final,” katanya.

Pelatih Palembang Bank Sumselbabel Samsul Jais mengaku cukup puas dengan raihan runner-up para pemainnya.  “Namun, di grand final pemain memang tampil kurang maksimal di dua set awal dan tidak mudah untuk membangkitkan semangat di set berikutnya,” jelas Samsul. (AU/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More