Tiongkok-Jepang Hangatkan Hubungan Demi Bahas Korut

Penulis: Denny Parsaulian Pada: Minggu, 15 Apr 2018, 19:32 WIB Internasional
Tiongkok-Jepang Hangatkan Hubungan Demi Bahas Korut

AFP
Menlu Tiongkok Wang Yi (kiri) saat tiba di Tokyo untuk bertemu Menlu Jepang Taro Kono (kanan), Minggu (15/4).

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi memulai kunjungan ke Jepang, Minggu (15/4). Pertemuan ini disebut-sebut sebagai langkah maju yang besar dalam meningkatkan hubungan dua negara yang dingin. Apalagi Tokyo mencoba untuk tetap terlibat dalam kebingaran diplomasi internasional atas Korea Utara (Korut).

Wang yang bertemu Menlu Jepang Taro Kono diperkirakan akan membicarakan hubungan ekonomi, perselisihan teritorial di Laut Cina Timur, dan cara-cara untuk mendorong Korut menyerahkan senjata nuklirnya.

"Saya menganggap (kunjungan Wang) sebagai langkah maju yang besar dalam upaya kami untuk meningkatkan hubungan Jepang-Tiongkok," kata Kono kepada Wang di awal pertemuan mereka di Likura Guest House.

Tokyo sangat ingin sekali mempererat kembali hubungan dua negara itu. Apalagi Tokyo khawatir tidak diikutsertakan pada perundingan mengenai program nuklir Korut. Kemungkinan besar Beijing akan menjadi pemain utama.

Belakangan, Tiongkok menunjukkan pengaruhnya yang signifikan atas sekutu tertutupnya--Korut--ketika Presiden Xi Jinping menjamu Kim Jong-un dan istrinya di Beijing bulan lalu.

Oleh karena itu, Jepang berharap dapat memperluas pertukarannya dengan Tiongkok untuk tetap terlibat dengan persiapan pertemuan Korut dengan AS. Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in dan Presiden AS Donald Trump sedang mempersiapkan pembicaraan langsung terpisah dengan Kim.

Kono, yang mengunjungi Beijing pada Januari menekankan bahwa Jepang dan Tiongkok berbagi tujuan yang sama di Korea Utara.

"Saya berharap Jepang dan Tiongkok akan bekerja sama lebih jauh ke arah tujuan bersama kami dari denuklirisasi Korea Utara yang dapat dibalik, dapat diverifikasi, dan lengkap," katanya.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe--yang bertemu Trump di Florida pada Selasa (10/4) lalu untuk membahas Korea Utara--akan bertemu Wang pada Senin (16/4). Kunjungan itu juga dianggap sebagai membuka jalan bagi kemungkinan konfrensi tingkat tinggi (KTT) trilateral bulan depan yang melibatkan Abe, Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dan Presiden Korea Selatan Moon.

Tokyo berharap pertemuan seperti itu akan mengarah pada pertukaran kunjungan negara yang ditunggu-tunggu antara Abe dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

 

Hangatkan hubungan
Di luar urusan Korut, Wang menyebut kunjungannya sebagai jawaban Tiongkok atas pesan dan kebijakan Jepang yang positif. Wang, yang akan berada di Tokyo hingga Selasa, juga akan mengambil bagian dalam Dialog Ekonomi Tingkat Tinggi Tiongkok-Jepang ke empat.

"Kami juga dihadapkan kepada beberapa elemen yang kompleks dan sensitif," kata Wang, seorang ahli Jepang yang juga mantan duta besar Tiongkok untuk Tokyo itu. "Tetapi bersama dengan Jepang, kami ingin membawa hubungan Tiongkok-Jepang kembali ke jalur pembangunan yang berkelanjutan dan normal."

Dua negara terbesar ke dua dan ke tika pada peringkat ekonomi dunia itu memiliki hubungan yang penuh kerumitan selama ini. Hal tersebut disebabkan sengketa yang sudah berlangsung lama terkait klaim area maritim dan persoalan Perang Dunia II.

Jepang menyatakan, sudah saatnya bagi kedua negara untuk meningkatkan hubungan yang menandai 40 tahun Perjanjian Damai dan Persahabatan 1978 mereka. "Saya ingin kami membangun hubungan damai dan ramah yang sesuai dengan perjanjian itu," kata Kono.

Kono menambahkan bahwa kedua negara adalah mitra kerja sama dan berbagi pemahaman bahwa mereka tidak boleh saling mengancam. (OL-7)

 

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More