Hadapi Kritik, Kemendikbud Bakal Kaji Soal Ujian Nasional

Penulis: Indriyani Astuti Pada: Minggu, 15 Apr 2018, 18:45 WIB Humaniora
Hadapi Kritik, Kemendikbud Bakal Kaji Soal Ujian Nasional

ANTARA
Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) menggunakan laptop pinjaman dari siswa dan guru di SMA Negeri 6 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (9/4).

GELOMBANG kritik dari para siswa mengenai tingkat kesulitan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) beberapa hari belakangan, mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) berencana melakukan analisis terhadap daya serap dari soal-soal yang diujikan.

Kepala Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi Bambang Suryadi menuturkan, hasil analisis tersebut nantinya akan dijadikan acuan untuk tindak lanjut dalam perbaikan proses pembelajaran di sekolah.

"Soal UN disusun oleh guru-guru yg berpengalaman dan terlatih. Soal yang disusun oleh guru ditelaah oleh dosen dari perguruan tinggi," ujar Bambang saat dihubungi di Jakarta, Minggu (15/4).

Menurutnya, penyusunan soal itu sudah mengacu pada kisi-kisi UN. Kisi-kisi yang telah dirilis ke publik pada Agustus 2017 itu, kata Bambang, bersifat generik, memuat lingkup materi dan level kognitif. Namun, itudapat dikembangkan menjadi soal yang bervariasi.

"Harapannya dengan kisi-kisi tersebut proses pembelajaran dilakukan secara tuntas, tidak hanya drilling to the test," imbuhnya.

Media sosial sepekan ini gaduh dengan keluhan peserta UNY atau UN tingkat SMA yang digelar pada 9-12 April 2018. Mereka menyampaikan kritik, keluhan, hingga sindiran tentang soal UN yang dinilai terlalu susah dan tidak sesuai kisi kisi, terutama untuk mata pelajaran matematika, fisika dan kimia dan ekonomi.

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More