Istana Bantah Jokowi Kirim Utusan Tawari Prabowo sebagai Cawapres

Penulis: Nur Aivanni Pada: Minggu, 15 Apr 2018, 15:21 WIB Humaniora
Istana Bantah Jokowi Kirim Utusan Tawari Prabowo sebagai Cawapres

MI/PANCA SYURKANI

STAF Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi membantah Presiden Joko Widodo pernah mengirimkan utusan untuk menawarkan posisi calon wakil presiden kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Tidak benar. Sampai saat ini, saya tidak pernah mendengar informasi soal itu," kata Johan singkat kepada Media Indonesia, Minggu (15/4).

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengungkapkan bahwa ada utusan dari Joko Widodo yang menawarkan posisi cawapres kepada Prabowo. Hal tersebut juga sempat dilontarkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

"Ada beberapa orang yang memiliki kapabilitas mengaku-aku sebagai utusan Pak Jokowi yang meminta Pak Prabowo mendampingi Pak Jokowi," ungkap Dasco.

Saat itu, ia juga membantah bahwa ada utusan Prabowo yang datang menemui pihak Jokowi untuk meminta kepastian terkait posisi cawapres yang pernah ditawarkan sebelumnya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More